Naringgul Butuh SPBU

ilustrasi

RADARCIANJUR.com – Ketiadaan Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di Cianjur Selatan dirasa masih sangat kurang. Khususnya di Kecamatan Naringgul yang berada di wilayah perbatasan. Akibatnya, warga pun kesulitan mendapatkan BBM bersubsidi dengan harga yang sebagaimaa mestinya.

H Cahma (60) warga setempat berharap, adanya SPBU yang bisa melayani kebutuhan warga terkait BBM bersubsidi. Dengan begitu, warga tak lagi kesulitan mendapatkan BBM untuk kebutuhan sehari-hari.

Sampai saat ini, warga pun terpaksa menempuh jarak puluhan kilometer agar bisa mendapatkan BBM jenis premium dan pertalite. Salah satu wilayah terdekat yang bisa ditempuh warga adalah ke Kecamatan Cidaun atau Ciwedey, Kabupaten Bandung.

“Kalau bisa ada SPBU di kecamatan ini, jadi memudahkan warga khususnya di Kecamatan Naringgul ataupun para penguna jalan yang akan menuju tempat wisata ke Cianjur Selatan,” harapnya, kemarin.

Karena itu, warga berharap agar pemerintah bisa memfasilitasi pembangunan SPBU dimaksud agar tak berlarut-larut.

“Artinya, Pemkab Cianjur melalui dinas terkait juga harus jemput bola,” katanya.

Cahma melanjutkan, akses Jalan Naringgul-Cidaun, Bandung-Naringgul sendiri statusnya sudah merupakan jalan nasional, sehingga sudah selayaknya ada SPBU dengan fasilitas lengakap yang sekaligus bisa membangkitkan roda perekonomian masyarakat.

“Jujur saja, sangat sulit beli premium disni. Maka itu perlu adanya pendirian SPBU secepatnya,” ucapnya.

Hal senada juga disampaikan Abah Ogin (48) warga setempat lainnya, yang mengaku sangat mendukung sekali apabila pemerintah khususnya Pertamina bisa mendirikan SPBU di Kecamatan Naringgul, Cianjur Selatan.

Pasalnya, warga di desa pedalaman (perbatasan Cianjur-Bandung, red) itu sangat sulit bila hendak membeli BBM. Kalaupun ada, warga terpaksa membelinya dari pengecer. Tentu saja, harganya pun lebih mahal dari semestinya.

“Kalau harga pengecer jatuh di angka Rp10 ribu per leter, soalna belanja bensin jauh. Sehinga para pedagang eceran akan menambah ongkos jalan, apalagi kalau ngambil bensinnya atau premium dari pengecer lagi, itu harganya akan lebih mahal lagi,” pungkasnya.

(mat)