Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji 2019 tak Ada Kenaikan

RADARCIANJUR.com – Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji (BPIH) tahun 1440/2019 M tidak ada kenaikan. BPIH tahun ini masih sama dengan BPIH tahun 1439/2018 M yakni Rp35,2 juta setara US$ 2.481.

Anggota Komisi VIII DPR RI, Deding Ishak menjelaskan, hasil rapat dengar pendapat antara panja Komisi VIII DPR RI dengan panja Kementrian Agama RI telah disahkan dan disepakati bahwa biaya yang dibayar oleh jemaah haji (direct cost) pada BPIH tahun 1440/2019 M rata-rata per jemaah sebesar Rp35.235.602 atau tidak ada kenaikan.

Adapun rinciannya, biaya penerbangan per jemaah haji dari embarkasi haji ke Arab Saudi (pulang pergi) sebesar Rp30.079.285 dengan rincian Rp29.555.597 dibayar oleh jemaah dan sisanya sebesar Rp523.688 dibebankan kepada dana optimalisasi (Indirect cost), kemudian biaya hidup (Living cost) ditetapkan sebesar SAR 1500 atau ekuivalen sebesar Rp5.680.005 dibayar oleh jemaah.

“Komisi VIII dan Kemenag RI juga sepakat pengadaan mata uang Saudi Arabian Riyal (SAR) untuk biaya operasional penyelenggaraan di Arab Saudi tahun 2019, biaya hidup jemaah haji, dan TPHD,” jelas Anggota Fraksi Partai Golkar dari dapil Kota Bogor-Kabupaten Cianjur.

Selain itu lanjut Deding, Komisi VIII dan Kemenag RI telah menyepakati bahwa layanan jemaah haji harus ditingkatkan seperti layanan akomodasi di Mekkah dengan sistem zonasi berdasarkan asal embarkasi, bus shalawat disediakan untuk akomodasi yang berjarak minimal 1000 meter dari masjidil haram.

Kemudian, menu katering cita rasa nusantara sesuai zonasi penempatan jemaah, layanan bis shalawat dari pemondokan ke masjid Haram atau sebaliknya hanya ditempuh satu kali naik bus.

“Termasuk peningkatan kualitas tenda di Arafah berupa penambahan AC,” paparnya.(**)