Warga Cianjur Korban Kramat Jati

Bus Kramat Jati jurusan Wonogiri-Bandung dengan nopol D 7591 AF, mengalami kecelakaan tunggal di Jalan Raya Bypass Cicalengka Kabupaten Bandung.

RADARCIANJUR.com -Petaka bus maut kembali merenggut korban. Kali ini bus Kramat Jati jurusan Wonogiri-Bandung dengan nopol D 7591 AF, mengalami kecelakaan tunggal di Jalan Raya Bypass Cicalengka Kabupaten Bandung.

Akibat kecelakaan tersebut dua orang meninggal dan belasan penumpang lainnya luka-luka. Adapun yang mengalami luka-luka terdapat warga Cianjur yakni, Heri Priatno (43) wiraswasta dengan alamat Kampung Pataruman RT 01/011 Kelurahan Sayang Cianjur dan Aida (10) pelajar yang beralamat di Kampung Pataruman RT 01/011 Kelurahan Sayang Cianjur.

Menurut penuturan korban yang selamat Heri, setelah memasuki jalur Nagreg sopir sudah memacu bus secara ugal-ugalan. Setelah masuk ke jalan Cicalengka bus tidak bisa dikendalikan sehingga terjadi kecelakaan.

Heri yang juga membawa istri dan anak sematawayangnya yang baru pulang dari rumah mertuanya tersebut, sudah memperingati sang sopir agar tidak ugal-ugalan. Atas kejadian tersebut anak Heru Aida harus dirawat karena bagian dada sebelah kiri ada gumpalan darah.

“Saya lagi nunggu untuk rujukan ke RS di Cianjur karena di sini alatnya tidak ada, karena anak saya harus dioperasi ada gumpalan darah di dadanya,” kata Heru saat dijumpai di RS umum Cicalengka, Rabu, (6/2).

Sebelum bus terguling ke sebelah kiri jalan, dia sempat menarik anaknya. Sehingga tidak mengalami sesuatu yang tidak diinginkan. Karena korban jiwa yang meninggal keduanya duduk di sebelah kanan.

“Bus kan terguling ke sebelah kiri, untung saya cepat tarik anak saya yang sedang tidur, kalau tidak saya tidak tahu. Karena yang duduk di kanan kejepit atap bus dan kursi penumpang,” terangnya.

Sementara itu, sopir bus yang bernama Asep langsung melarikan diri. Belum sampai 24 jam pihak kepolisian berhasil menangkap Asep di wilayah Cimahi.

Kapolres Bandung, AKBP Indra Hermawan menyebutkan saat ini sopir sudah diamankan di Polres Bandung. “Kita sudah tangkap Asep di wilayah Cimahi dan selanjutnya akan kita lanjutkan penyidikan apa, dia (Asep) menggunakan narkoba atau lainnya,” jelasnya.

Sejauh ini pihaknya dibantu Dinas Perhubungan Provinsi Jawa Barat, tengah melakukan pengecekan kendaraan. Sehingga bisa dipastikan penyebab kecelakaan tersebut.

Setelah sopir diduga tidak bisa mengendalikan laju kendaraan hingga bus terguling masuk ke dalam jurang sedalam sepuluh meter. Polisi dan sejumlah petugas seperti Basarnas kemudian melakukan evakuasi.

Bus Kramat Jati jurusan Wonogiri-Bandung tersebut hilang kendali sekitar pukul 04.00 WIB. Saat berada di Jalan Raya Bypass, Cicalengka tepatnya di Kampung Cipetag bus oleng ke kiri. Bus lalu menabrak pohon dan terjatuh ke bawah tebing setinggi sepuluh meter.

“Barang bukti berupa bangkai bus Kramat Jati sudah selesai dievakuasi. Nantinya akan dibawa ke Pos Laka (Polsek) Cileunyi nanti mungkin hasilnya 2 kali 24 jam,” ucapnya.

Proses evakuasi yang cukup memakan waktu lama mengakibatkan jalur Cicalengka menuju Bandung dan jalur Cicalengka menuju Garut harus dibuat buka tutup. Hal tersebut karena alat derek tidak cukup memadai. “Kita bikin rekayasa lalu lintas untuk sementara,” pungkasnya.

(ipn)