5,1 Juta Surat Suara Tiba di Cianjur

BONGKAR MUAT SURAT SUARA: Surat suara dari percetakan mulai tiba di Kabupaten Cianjur.

RADARCIANJUR.com – Sebanyak lima juta seratus ribu lembar surat suara Pemilu 2019 tiba di Cianjur, Senin (11/2).

Jutaan surat suara tersebut dikirim dengan menggunakan delapan truk kontainer yang mendapat pengawalan dari kepolisian.

Jutaan surat suara tersebut langsung ditempatkan di gudang Komisi Pemilihan Umum (KPU) Cianjur di Jalan Arif Rahman Hakim, Kecamatan Cianjur.

Ketua KPU Kabupaten Cianjur, Hilman Wahyudi mengatakan, surat suara yang sudah diterima pihaknya itu baru untuk pemilihan legislatif DPR RI, DPRD Provinsi Jawa Barat dan DPRD Kabupaten Cianjur untuk lima dapil.

“Belum semua, ini masih untuk pileg di lima dapil saja,” katanya kepara Radar Cianjur, kemarin.

Hilman menambahkan, surat suara tersebut dikirim dari percetakan di kawasan Rancaekek, Kabupaten Bandung. Sedangkan pengawalan polisi dilakukan sejak dari percetakan sampai ke tempat tujuan dengan cara estafet.

“Belum seluruhnya dikirim, baru tiga jenis surat suara. Jadi prosesnya bertahap,” jelasnya.

Lebih lanjut, Hilman menjelaskan bahwa pihaknya tidak melakukan pengecekan selama proses pencetakan. Pengecekan, hanya dilakukan beberapa hari sebelum surat suara itu rampung dicetak.

Sementara untuk surat suara pemilihan presiden (Pilpres) dan DPD Jawa Barat, hingga saat ini masih dalam proses pencentakan. Akan tetapi, pihaknya tak mengatahui persis kapan surat suara Pilpres dan DPD Jabar itu rampung.

“Karena itu urusannya dengan KPU RI untuk jadwal dan proses pencetakan serta jadwal pengiriman,” jelas Hilman lagi.

Mengenai teknis sendiri, pihaknya baru akan menyebar ketika seluruh surat suara sudah lengkap dan melakukan sortir terlebih dahulu.

“Jika sudah lengkap semua baru kita sortir dan sebarkan (distribusikan, red),” paparnya.

Pihaknya pun belum bisa memastikan kapan proses distribusi akan dilakukan. Pasalnya, hal itu masih harus menunggu jadwal dari KPU RI terlebih dahulu.

“Yang pasti nanti kita informasikan kapan dan dimana akan dilakukan pengambilan surat suaranya,” ungkapnya.

Terpisah, Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Cianjur sudah melakuan pemeriksaan surat suara yang tiba itu.

Sampai saat ini, pihaknya memastikan sama sekali tak mendapati adanya temuan kerusakan segel dan pengamanan. Akan tetapi, pemeriksaan surat suara belum dilakukan.

Ketua Bawaslu Kabupaten Cianjur, Usep Agus Zawari sudah menugaskan beberapa petugas Bawaslu untuk peninjauan surat suara.

“Tadi kita sudah kirim beberapa petugas Bawaslu untuk lakukan pengencekan,” tuturnya.

Usep melanjutkna, hingga saat ini, pihaknya juga belum menemukan adanya kejanggalan, seperti kerusakan segel dan lain sebagainya.

Tak hanya itu, keadaan gudang pun diperiksa agar tidak ada kebocoran atap sehingga bisa merusak surat suara yang disimpan.

Pihaknya juga sudah melakukan koordinasi dengan petugas kepolisian yang berjaga di lokasi.

“Kita sudah koordinasi dengan pihak kepolisian yang berjaga 24 jam, untuk itu kita percayakan ke aparat keamanan dalam hal ini kepolisian,” tambahnya.

Sementara, Kabagops Polres Cianjur, Kompol Warsito menerangkan, pengamanan ketat dilakukan pihaknya sejak dari pemberangkatan dari tempat percetakan. Pengamanan tersebut, dilakuan lantaran surat suara merupakan dokumen negara yang harus dijaga keamanannya.

“Saat ini baru delapan kontainer. Tujuh kontainer dan satu mobil box. Masih ada sisa 4 kontainer lagi. Disini (Kantor Dishub, red) hanya sebagai tempat transit sebelum disimpan di gudang KPU Kabupaten Cianjur,” ungkapnya.

Untuk pengawalan dan penjagaan ketat surat suara itu, pihaknya mengerahkan 30 personil dan dilakukan 24 jam penuh.

“Koordinasi dengan polsek-polsek untuk pengamanan. Ini kan dokumen penting negara,” tuturnya.

(kim)