Bawaslu Siapkan 6.874 Pengawas TPS

Ilustrasi Jawa Pos

RADARCIANJUR.com – Untuk memaksimalkan pengawasan jalannya Pemilihan Legislatif (Pileg) dan Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019, Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Kabupaten Cianjur menyiapkan ribuan pengawas. Ribuan pengawas tersebut nantinya akan ditempatkan di seluruh tempat pemungutan suara (TPS) di seluruh Cianjur.

Keputusan itu diambil setelah pihaknya menggelar rapat koordinasi Panwaslu di tingkatan kecamatan guna membahas pembentukan Pengawas TPS, Senin (11/2) kemarin.

Ketua Bawaslu Kabupaten Cianjur, Usep Agus Zawari mengatakan, pihaknya saat ini sedang mempersiapkan pembentukan pengawas TPS sebanyak 6.874 orang.

“Pengawas TPS akan bertugas selama satu bulan, mereka akan ikut mengawasi mulai dari distribusi surat suara sampai dengan penghitungan,” kata Usep.

Sebagai tahap awal, pihaknya akan lebih dulu membuka pendaftaran untuk menjadi pengawas TPS. Akan tetapi, ada sejumlah persyaratan yang harus dipenuhi untuk bisa menjadi pendaftar.

“kami sekarang lagi tahapan pembentukan, menyamakan persepsi teknisnya,” jelas Usep.

Salah satu persyaratan yang harus dipenuhi calon pendaftar pengawas TPS adalah pendidikan yang minimal SMA atau sederajat. Selain itu, usia juga dibatasi minimal 25 tahun.

“Dan tentu saja, yang terpenting, bukan merupakan anggota atau pengurus partai politik dan bukan termasuk pendukung aktif salah satu paslon capres-cawapres,” tegasnya.

Usep mengakui, hingga hari ini (kemarin, red) pihaknya sudah menerima berkas-berkas pendaftaran calon pengawas TPS.

“Sudah kami umumkan (pendaftara, red) sebelumnya. Saat ini masuk tahap penerimaan. Untuk jumlah pendaftar masih variatif karena terus bertambah tiap harinya,” jelas Usep.

Ia memaparkan, pengawas TPS nantinya bertugas untuk mengawasi jalannya Pemilu 2019, sekaligus sebagai ujung tombak dari Bawaslu. Pasalnya, mereka akan mengawasi proses pendistribusian suara, pemungutan suara sampai penghitungan suara agar berjalan sesuai aturan.

“Jadi dari awal sampai akhir tugasnya,” bebernya.

Menyoal kotak suara, Usep mengatakan, saat ini kotak suara dalam kondisi yang aman dan belum ada laporan kerusakan.

“Hari ini juga kami kedatangan tiga kontainer surat suara, baru datang dan akan kami periksa,” kata Usep.

(dil)