Jalan Tengah Agar Cianjur Punya Bupati Definitif

Ilustrasi

RADARCIANJUR.com – Pakar Hukum Tata Negara (HTN) Universitas Suryakancana (Unsur) Cianjur, Dedi Mulyadi mengatakan, jika menunggu inckrah, Kabupaten Cianjur akan tetap dipimpin oleh Plt. Akan tetapi ada jalan tengah yang bisa ditempuh, yaitu, dengan mundurnya IRM sebagai Bupati Cianjur dan bersikap legowo.

Itu dilakukan untuk kebaikan masyarakat Cianjur. “Kalau menunggu inckrah, memang akan tetap dipimpin oleh Pjs atau Plt. Tapi ada jalan tengah, yaitu beliau (IRM, red) mundur dan bersikap legowo demi kebaikan bagi masyarakat Cianjur,” jelasnya.

Jika masih menunggu sampai akhir jabatan, Cianjur tidak akan memiliki Bupati definitif dan dengan adanya pejabat sementara ini, segala kebijakan-kebijakan strategis tidak akan bisa dilakukan. “Rangkaian birokrasi terlalu panjang, dan menjadikan asas pemerintahaan saat ini asas dekonsentrasi,”ujarnya.

Asas dekonsentrasi itu, kata dia, pemerintah daerah menjadi perpanjangan tangan pemerintah pusat, sehingga tidak dilakukan oleh legislatif.

Dampak positifnya, plt akan berhati-hati dalam mengambil kebijakan karena dipantau pemerintah pusat. “Dampak negatifnya, kebijakan birokratifnya semakain panjang,” ujarnya.

Selain itu, jika sikap legowo yang ditunjukan, akan memberikan kesempatan bagi partai pengusung untuk rekrutmen calon pendamping Plt Bupati Cianjur, serta segala investasi pembangunan saat ini tinggal ditindaklanjut.

“Jika bisa bersikap legowo, akan memberikan kesempatan partai pengusung untuk melakukan rekrutmen calon pendamping Plt Bupati Cianjur dan tinggal menindaklanjuti investasi pembangunan untuk kedepannya,” paparnya.

(kim)