Kasatlantas Polres Cianjur: Pengemudi Bak Terbuka Jangan Macam-macam!

BERBAHAYA: Beberapa pelajar mencoba menaiki truk dengan bak terbuka di perempatan lampu merah Jebrod. FOTO: Hakim/ Radar Cianjur

RADARCIANJUR.com – Pengemudi kendaraan bak terbuka saat ini diharapkan tidak membiarkan masyarakat untuk menaiki kendaraannya. Pasalnya, hal tersebut sangat berbahaya dan berakibat fatal bagi penumpang.

Hal lain, tentunya bak terbuka tidak diperuntukan untuk mengangkut orang melainkan barang maupun hewan ternak.

Sesuai dengan UU No. 22 tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan, bahwa mobil bak terbuka termasuk mobil untuk mengangkut barang.

Selain itu, dalam Pasal 47 ayat (2) UU LLAJ, menyebutkan bahwa kendaraan dikelompokkan berdasarkan jenis yanki sepeda motor, mobil penumpang, mobil bus, mobil barang, kendaraan khusus.

Mobil penumpang yakni kendaraan bermotor angkutan orang yang memiliki tempat duduk maksimal 8 (delapan) orang termasuk untuk pengemudi.

Kepala Satuan Lalulintas (Kasatlantas) Polisi Resor (Polres) Cianjur, AKP Adhimas Triyono Putra menuturkan, penggunaan kendaraan dengan bak terbuka seakan-akan sudah menjadi tradisi di Kabupaten Cianjur.

Pihaknya pun sudah berulang kali memberikan imbauan, namun hal tersebut tidak semerta-merta diterapkan oleh para penumpang maupun pengemudi.

“Kita sudah beberapa kali memberikan imbauan kepada pengemudi dan bahkan penumpang, bisa kita lihat ya disini seperti sudah tradisi. Namun kita juga terus berupaya untuk tetap menertibkan, meskipun tidak semudah membalikan tangan,” terangnya.

Meski demikian, ketika kedapatan kendaraan bak terbuka dibawa untuk penumpang, pihaknya tidak tinggal diam untuk melakukan tindakan berupa penilangan jika pengemudi tidak mau menurukan penumpangnya dan mengarahkan untuk naik ke angkutan umum.

“Yang kita tindak nantinya pengemudinya, jadi kalau ngeyel tidak mau menurunkan penumpangnya. Di sisi lain dapat berbahaya juga bagi penumpangnya, sehingga kita menghindari hal tersebut,” paparnya.

(kim)