17 Lagu ‘Terlarang’ di Jabar

Ilustrasi

RADARCIANJUR.com – Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) Jabar melakukan pembatasan terhadap 17 lagu karena dianggap mengandung konten seksual dan eksploitasi wanita. Adanya Surat Edaran No 480/215/IS/KPID-JABAR/II/2019 tentang Pembatasan Siaran Lagu-Lagu Berbahasa Asing tersebut disahkan pada 18 Februari 2019 lalu. Namun berbagai pihak bereaksi terutama dari para pegiat radio terhadap hal tersebut.

Operational Manager Delta Prambors Bandung Gilang Pambudhi mengaku belum bisa bersikap karena masih menunggu Persatuan Radio Siaran Swasta Nasional Indonesia (PRSSNI) Jabar yang membawahi 117 radio. “Jika melihat dari latar belakang pelarangannya tentu saja kita sepakat bahwa ada beberapa pasal seputar ungkapan cabul, tidak pantas dan melecehkan wanita,” ujar Gilang, Rabu (27/2).

Hanya saja, kata dia, masalah tersebut perlu disikapi secara berimbang dari berbagai aspek. “Semisal radio (yang hanya audio) dibatasi dengan pengalihan jam putar, bagaimana dengan platform lain yang audio visual atau panggung-panggung live yang juga perlu diwaspadai,” katanya.

Program Director Radio Sonora Bandung Indra Gunawan menjelaskan setiap radio sudah memiliki filter dalam pemilihan lagu yang dilakukan Music Director (MD). Belum lagi setiap radio memiliki segmentasi yang disesuaikan dengan lagu-lagu pilihan.

Indra memastikan Sonora sudah sejak awal melakukan filter terhadap lagu yang akan diputar. Terlebih lagu yang dianggap memiliki unsur seksual dan SARA lainnya. “Bagi kami tanpa dikeluarkannya aturan tersebut, kami sudah melaksanakan itu (filter). Menurut saya seharusnya KPID sebelum mengeluarkan aturan bisa memanggil kami, dalam artian dikumpulkan para penanggung jawab lagu atau program untuk membicarakan hal ini,” tuturnya.

Menurut Indra, tidak pernah ada obrolan atau pemanggilan dari KPID Jabar dalam merumuskan hal tersebut. Sehingga pihaknya baru mengetahui saat surat edaran tersebut baru keluar. “Kalau sebatas pembatasan lirik lagu itu sangat ambigu. Kalau mau ditelusuri, ya banyak sekali lagu yang liriknya ‘nyerempet’. Dan aneh juga yang ditulis hanya 17 lagu, ditambah ada kata-kata pembatasan berbahasa Inggris,” ucap Indra.

Bagi Indra masih banyak lagu yang perlu disikapi jika hanya dilihat dari segi liriknya dianggap berbau seksual atau eksploitasi wanita. Terutama lagu-lagu dangdut yang kini banyak beredar dengan lirik ‘nakal’.

“Justru yang harus disikapi adalah lagu-lagu yang liriknya berbau seks itu yang berirama dangdut atau koplo. Itu ambigu, banyak mengandung arti. Belum lagi suara penyanyinya yang mendesah dan sebagainya. Mungkin aturan itu lebih tepat bila diarahkan ke televisi ya yang bisa menayangkan visual (video klip),” tutur Indra.

Meski begitu pihaknya mengapresiasi KPID Jabar yang telah mengeluarkan surat edaran tersebut dengan kebijakan membatasi jam tayang mulai pukul 22.00-3.00 WIB.

Sebelumnya, KPID Jabar bakal memberikan sanksi bagi lembaga atau perusahaan penyiaran yang tetap menyiarkan 17 lagu ‘terlarang’, di luar waktu yang diperbolehkan yaitu pukul 22.00 WIB hingga 03.00 WIB. “Ini edaran kan sama dengan imbauan. Tapi ketika itu dilanggar, tentu akan kita kenakan pelanggaran sanksi sesuai yang biasa diberikan KPID,” ujar Ketua KPID Jabar Dedeh Fardiah.

Menurut Dedeh, sanksi tersebut akan diberikan secara bertahap. Bagi mereka yang tetap menyiarkan akan mendapat sanksi teguran dan diimbau untuk tidak lagi melakukan kesalahan. “Tapi ternyata misal, euleuh rutin (menyiarkan lagu) dan jadi habit, bisa kita tegur atau dihentikan, atau program (siaran) dipindahkan,” katanya.

Dedeh mengatakan selama satu pekan surat edaran dikeluarkan pihaknya belum menemukan adanya pelanggaran. Meski begitu pihaknya tetap melakukan pengawasan dan pemantauan. Pihaknya juga mempersilakan bagi warga yang akan memberikan saran, kritik atau aduan terkait lagu-lagu bisa langsung datang langsung ke kantor di Jalan Malabar, Kota Bandung atau melalui akun media sosial remi KPID Jabar.

“Silakan, banyak saluran yang bisa digunakan oleh masyarakat. Yang jelas pro dan kontra itu selalu ada,” ujar Dedeh.

Sebelumnya KPID Jabar mengeluarkan Surat Edaran No 480/215/IS/KPID-JABAR/II/2019 tentang Pembatasan Siaran Lagu-Lagu Berbahasa Asing yang disahkan pada 18 Februari 2019 lalu.

Pada surat tersebut terdapat 17 lagu yang dianggap mengandung unsur seksual dan eksploitasi wanita. Alhasil 17 lagu tersebut diklasifikasikan dewasa (D) dan hanya bisa tayang mulai pukul 22.00-3.00 WIB.

“Komisi Penyiaran Indonesia Daerah Provinsi Jawa Barat menetapkan bahwa lagu-lagu berbahasa Inggris yang berjudul sebagaimana terlampir pada Surat Edaran ini, baik dalam bentuk lagu, video klip, dan/atau sejenisnya hanya dapat disiarkan dan/atau ditayangkan pada lembaga penyiaran yang ada di wilayah layanan Jawa Barat dalam kasifikasi Dewasa (D): mulai pukul 22.00 WIB sampai pukul 03.00 WIB,” tutup kalimat surat edaran tersebut.

GRAFIS

Syair Lagu yang Dibatasi KPID Jabar

1. Mengandung konten seksual dan eksploitasi wanita.
2. Ungkapan cabul, tidak pantas dan melecehkan wanita.
3. Memiliki unsur seksual dan SARA lainnya.
4. Pembatasan lagu-lagu berbahasa asing.
5. Waktu yang diperbolehkan pukul 22.00 sampai 03.00 WIB.

Sanki
1. Sanksi akan diberikan secara bertahap.
2. Mulai sanksi teguran dan diimbau untuk tidak lagi melakukan kesalahan.
3. Bisa ditegur atau dihentikan atau program (siaran) dipindahkan.

DIOLAH DARI BERBAGAI SUMBER

Daftar 17 Lagu Inggris Dilarang Disiarkan :

1. Dusk Till Dawn dipopulerkan Zayn Malik.
2. Sangria Wine dipopulerkan Camila Cabello Ft Pharrel W.
3. Mr Brigjhtside dipopulerkan The Killers.
4. Let Me dipopulerkan Zayn Malik.
5. Love Me Harder dipopulerkan Ariana Grande.
6. Plot Twist dipopulerkan Marc E Bassy.
7. Shae Of You dipopulerkan Ed Sheeran.
8. Overdose dipopulerkan Chris Brown Ft Agnez Mo.
9. Makes Me Woder dipopulerkan Maroon 5.
10. That’s What I Like dipopulerkan Bruno Mars.
11. Fuck It I Don’t Want You Back dipopulerkan Eamon.
12. Bad Things dipopulerkan Camila Cabello Ft Machine.
13. Versace On The Floor dipopulerkan Bruno Mars.
14. Midsummer Madness dipopulerkan 88rising.
15. Wild Thoughts dipopulerkan DJ Khaled Ft Rihanna.
16. Till it Hurts dipopulerkan Yellow Claw.
17. Your Song dipopulerkan Rita Ora.

(net)