Waspada Pohon Rapuh Saat Hujan

FOTO: Hakim/ Radar CianjurRAWAN: Pohon yang berada di kanan kiri jalan yang sudah dengan dahan menjulang ke badan jalan dapat berbahaya bagi pengendara yang melintas.

RADARCIANJUR.com – Cuaca ekstrem setiap sore sering terjadi di Kabupaten Cianjur, seperti hujan disertai petir bahkan angin kencang. Tentu hal tersebut membuat sebagian masyarakat khawatir, terlebih yang beraktifitas di luar.

Selain banjir dan angin kencang, terkadang di sepanjang jalan dengan pohon besar yang menghiasi kanan kiri jalan (kakija) pun kerap kali membuat sebagian masyarakat terutama pengendara berwaspada.

Di beberapa jalan di Kabupaten Cianjur yang didapati sejumlah pohon yang sudah rapuh. Hal tersebut menjadi sorotan bagi Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Cianjur.

DLH sudah beberapa kali melakukan pemantauan pohon yang sudah hampir rapuh tersebut. Sayangnya, penebangan pohon-pohon yang sudah rapuh itu tak bisa dilakukan sembarangan. Sebab, ada prosedur yang lebih dulu harus dipenuhi.

“Untuk melakukan penebangan pohon kakija, harus sesuai dengan Peraturan Bupati (Perbup) Nomor 17 Tahun 2018. Jadi tidak bisa sembarangan,” ujar Staf Seksi Pemeliharaan Lingkungan Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Cianjur, Dudi.

Tak hanya DLH saja yang berkewajiban dalam menjaga dan mengawasi, masyarakat pun berperan serta di dalamnya. Pasalnya, itu pun disebutkan dalam Perbup Nomor 17 Tahun 2018.

Selain itu, DLH sendiri hanya mengeluarkan izin penebangan berdasarkan pemohon atau yang melaporkan, selanjutnya dilakukan survei dan diproses.

Sedangkan penebangan pohon-pohon yang rapuh dilakukan Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Kabupaten Cianjur melalui surat rekomendasi dari DLH.

Lanjutnya, tidak semua pohon kakija rapuh itu bisa dieksekusi. Semua tergantung dari pertimbangan teknis seperti pohon yang belum rapuh tidak dilakukan penebangan.

“Contohnya dari lima pohon yang ada, tidak semua yang kita tebang. Itu tergantung dari pertimbangan teknis yang dilakukan pengkajian terlebih dahulu, hanya yang memang benar-benar rapuh yang akan kita tebang,” jelasnya.(kim)