Kades Jayagiri Acuhkan Panggilan Bawaslu

RADARCIANJUR.com – Kepala Desa Jayagiri, Kecamatan Sukanagara kembali tak menghadiri undangan klarifikasi Bawaslu Kabupaten Cianjur yang dilayangkan kepadanya. Padahal undangan tersebut merupakan undangan kedua untuk mengklarifikasi terkait temuan pelanggaran Pemilu dalam bentuk video.

Pada video yang berdurasi sekitar satu menit itu, jajaran pemerintah Desa Jayagiri termasuk kadesnya memberi ucapan terimakasih dan dukungan kepada Capres petahana.

Koordinator Divisi Penindakan Pelanggaran Bawaslu Kabupaten Cianjur, Tatang Sumarna mengatakan, pihaknya telah dua kali melayangkan undangan kepada Jayagiri Kecamatan Suukanagara, namun dengan berbagai alasan kedes tersebut tak menghadiri undangan itu. “Yang pertama kami undang untuk klarifikasi di kantor Panwaslu Sukanagara ia tak datang dengan alasan sakit. Selanjutnya kami mengundang lagi untuk klarifikasi di Kantor Bawaslu, namun ia kembali tak datang dengan alasan yang sama,” kata Tatang, (19/3).

Menurut Tatang, meski Kepala Desa bersangkutan tidak menghadiri undangan Bawaslu, namun telah ada delapan saksi yang telah diperiksa, termasuk diantaranya aparatur desa Jayagiri, Panwascam Sukanagara dan masyarakat setempat. “Hasil dari keterangan saksi itu sudah menjurus pada tindakan pidana pelanggaran pemilu,” tuturnya.

Ia menambahkan, guna memperdalam dugaan pidana pelanggaran pemilu tersebut Bawaslu Kabupaten Cianjur akan mengundang tim ahli untuk memastikan pelanggaran itu. “Ada beberapa hal yang harus mendalami pembuktiannya, salah satunya kita belum mempunyai bukti rekaman video yang asli yang ada saat ini hanya bukti video yang sudah viral,” pungkasnya.

(dil)