Perang Baliho di Jalan Raya

PENUH: Salah satu titik di ruas Jalan Abdullah Bin Nuh dipenuhi ragam baliho dari berbagai partai politik dan calon presiden. Foto: Fadilah Munajat/ Radar Cianjur

RADARCIANJUR.com – Hiruk-pikuk menjelang pemilihan legislatif (pileg) dan pemilihan presiden (pilpres) makin terasa. Hal itu bisa dilihat dengan banyak terpasangnya baliho di tempat-tempat strategis.

Perang spanduk terjadi di jalan-jalan protokol dan pintu masuk perumahan. Selain itu juga perang stiker caleg yang ditempel di mobil sudah mulai marak jauh sebelum pengumuman Daftar Calon Tetap (DCT) diumumkan oleh KPU (Komisi Pemilihan Umum) Kabupaten Cianjur.

Baliho dan spanduk yang dipasang juga beragam ukuran. Hermawan (35) warga Cianjur mengatakan, pemasangan baligho di jalan-jalan sudah dilakukan sejak jauh sebelum diumumkannya DCT oleh KPU. “Para caleg sebelumnya sudah memasang baliho dan stiker di mobil sejak dimulainya pendaftaran di partai-partai yang diusungnya. Setelah mendaftar di partai banyak para caleg yang langsung memasang baliho baik di lokasi tempat tinggal caleg juga di jalan yang dianggap strategis yang bisa banyak dilihat oleh masyarakat,” katanya, (19/3).

Menurutnya, pemasangan baliho terutama oleh caleg yang baru memulai bergabung dengan partai politik serta baru pertama mencalonkan diri sebagi calon anggota legislatif. “Umumnya yang ramai dipasang di jalanan adalah caleg-caleg yang baru bergabung ke parpol,” ujarnya.

Ia mengatakan, selain untuk memperkenalkan kepada masyarakat, juga sebagai ajang sosialisasi. Dengan memasang baliho dan terpampang foto dirinya, tentunya masyarakat yang tadinya tidak mengetahui akan mengetahui. “Pemasangan baliho dinilai sangat efektif untuk mensosialisasikan dan memperkenalkan diri kepada masyarakat,” ungkapnya.

Komisioner Bawaslu Kabupaten Cianjur, Tatang Sumarna menjelaskan, untuk pemasangan baliho capres atau partai peserta pemilu itu sudah ditetapkan dalam zona tertentu. Sehingga para peserta pemilu tidak diperbolehkan memasang baliho di luar zona.

“Jika masih ditemukan baliho yang terpasang di luar zona itu kewenangan Satpol PP untuk menertikkan, Bawaslu hanya sebatas memberikan rekomendasi pada Satpol PP,” bebernya.

(dil)