Peternakan Domba Milik WNA Disegel

DISEGEL: Satpol PP sedang memeriksa kelengkapan izin peternakan domba susu di Jamali Mande, kemarin. Foto:Fadilah Munajat/Radar Cianjur

RADARCIANJUR.com -Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Pemkab Cianjur, menggerebeg satu lokasi peternakan domba yang diduga tak memiliki izin di Kampung Pasirkuntul, Desa Jamali, Kecamatan Mande, Rabu (20/3).

Kepala Seksi Penyidik Pegawai Negeri Sipil (PPNS) Satpol PP dan Damkar Kabupaten Cianjur, Heru Haerul Hakim membenarkan pihaknya melakukan sidak ke salah satu peternakan di wilayah Mande yang diduga tidak dilengkapi dokumen perizinan yang komplit.

“Kalau dikatakan bodong tentu tidak, karena sudah memiliki izin, namun penyegelan terpaksa harus dilakukan karena ada beberapa dokumen perizinan yang belum dilengkapi,” kata Heru.

Menurut Heru, rencanaya besok (hari ini,red) pemilik peternakan tersebut akan datang ke kantor Satpol PP Cianjur untuk mengurus kelengkapan beberapa dokumen perizinan yang belum ada.

“Meski saat ini peternakan tersebut disegel namun bukan berarti aktifitas di peternakan itu harus berhenti, silahkan saja beraktifitas seperti biasa sambil melengkapi dokumen perizinan,” ujarnya.

Heru menyebutkan, peternakan domba yang disegel tersebut bukan peternakan domba daging melainkan peternakan domba susu yang jumlahnya baru ada 20 ekor. “Jumlah dombanya belum optimal baru 20 ekor, jadi kami haya melakukan segel pengawasan,” tegasnya.

Sementara itu Direktur Eksekutif CAI, Farid Sandi menilai peternakan domba tersebut menghasilkan limbah kotoran yang perlu dikaji UKL dan UPLnya.

Selain itu, di lokasi, peternakan ada tiga orang warga yang diduga berkebangsaan asing. “Saya lihat ketiga orang itu tidak fasih dalam berbahasa Indonesia. Dan saat kami tanyakan tiga orang yang dari penampilan fisiknya identik beretnis Tionghoa itu adalah saudara dari pemilik peternakan,” pungkasnya.

(dil)