Meriahnya Perayaan Hari Jadi Pertama Komunitas Vape Cianjur

Komunitas Vape Cianjur menggelar berbagai kegiatan, mulai dari diskusi, deklarasi antinarkoba, sampai seminar singkat tentang kesehatan di Balkiss Resto n Karaoke di Cipanas.

RADARCIANJUR.com – Komunitas Vape Cianjur (KVC) genap berusia satu tahun pada Minggu (24/3). Memperingati ulangtahunnya, komunitas tersebut menggelar berbagai kegiatan, mulai dari diskusi, deklarasi antinarkoba, sampai seminar singkat tentang kesehatan di Balkiss Resto n Karaoke di Cipanas.

Acara itu sendiri memang sejatinya diperuntukkan bagi para pemakai rokok elektrik tersebut. Akan tetapi, tak sedikit pula kalangan yang bukan pemakai vape, ikut dalam rangkaian kegiatan yang digelar dalam satu hari penuh itu.

Dengan mengusung tema ‘1000 Vapers di Cianjur’ komunitas ini berinisiatif memberikan gambaran positif dari pemakaian vape. Dari pantauan Radar Cianjur di lokasi, tak kurang dari 500 orang, baik dari pemakai vape maupun masyarakat umum hadir dalam kegiatan tersebut.

Ketua KVC Daniar Herdian menjelaskan, pihaknya sengaja mengusung tema tersebut demi keberlangsungan komunitas vape di Cianjur. Pasalnya, diperlukan kegiatan untuk memasyarakatkan vape dan membumikan vape di Kabupaten Cianjur.

“Awalnya KVC namanya Cianjur Vapers. Setahun perjalanannya sudah menjelma menjadi komunitas raksasa,” tuturnya.

Seiring perjalanan, KVC pun berkembang pesat dan menjadi rumah bagi berbagai komunitas-komunitas sejenis. Seperti Indonesia Mechanical Mod, Therion Cianjur, Therion Cipanas, Vape English, SMF Vapers atau Emergency Vapers.

Mereka bahu-membahu, tidak hanya memasyarakatkan vape, tapi juga memberikan edukasi kepada khalayak tentang manfaat vape.

“Targetnya bulan ini kami berhasil mengajak 1000 vapers,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua Umum Asosiasi Vaper Indonesia (AVI), Johan Sumantri menjelaskan, dengan bertambahnya usia KVC, pihaknya berharap KVC di Cianjur ini bisa menjadi contoh positif bagi beberapa komunitas vape lainnya di luar Cianjur untuk meningkatkan kegiatan positif mereka seperti yang sudah dilakukan KVC.

“KVC ini unik. Pada ulang tahunnya, mengajak komunitas non vapers seperti zero waste untuk pengolahan limbah vape menjadi suatu produk yang berguna. Kami harapkan KVC ini mampu menginduksi atau memberikan pengaruh positif pada komunitas vape lainnya,” ujarnya.

Senada dengan Ketua Umum AVI, Plt Bupati Cianjur Cianjur, H. Herman Suherman melalui testimoni videonya berharap, KVC mampu memberikan kontribusi positif bagi komunitas vape. Nantinya, lanjut dia, KVC semoga bisa menjadi contoh positif bagi komunitas vape lain di Cianjur.

“Semoga KVC bisa menjadi contoh positif bagi komunitas lainnya di Cianjur,” ucap Herman.

Sementara, Salman, salah satu mahasiswa Fakultas Hukum Universitas Surya Kencana mengaku, mendapatkan sejumlah pengetahuan dan wawasan baru usai mendatangi kegiatan tersebut. Salah satunya, kejelasan tentang vape itu sendiri.

“Apalagi tadi ada penjelasan dari dokter soal vape. Ini yang bikin saya tahu ternyata vape tidak seperti yang diomongkan orang,” jelasnya.

Salman juga mengaku salut dengan kegiatan tersebut. Terlebih, digelar pula simposium tentang kesehatan dan lingkungan.

“Ini kan sama saja secara tidak langsung sudah kampanye untuk peduli kesehatan dan lingkungan,” tutupnya.

(rzy)