Surat Suara Rusak Belum Diganti

KEJAR TARGET: Surat suara untuk pemilihan presiden (pilpres) beberapa didapati rusak serta kurang jumlah. FOTO: Hakim/ Radar Cianjur

RADARCIANJUR.com-Sortir dan pelipatan surat suara yang dilakukan oleh Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Kabupaten Cianjur menemui kendala. Dari hasil catatan KPUD Kabupaten Cianjur, terdapat kekurangan 35.491 surat suara untuk pemilihan presiden hingga DPRD Kabupaten Cianjur.

Kekurang surat suara itu terdiri dari surat suara DPRD Provinsi Jawa Barat sebanyak 2.121 surat suara, dengan jumlah 677 surat suara rusak dan kurang 1.444 lembar. Sementara untuk DPRD Kabupaten tercatat jumlah kekurangan sebanyak 1.531 lembar, dengan kerusakan 283 surat suara dan surat suara yang kurang ada 1.248 lembar.

Untuk DPR RI, tercatat ada 534 lembar surat suara mengalami kerusakan dan kekurangan sebanyak 4.091. Jumlah total kerusakan dan kekurangan sebanyak 4.634 lembar. Pada sortir lipat (sorlip) surat suara pilpres, KPUD Cianjur mencatat 27.205 surat suara yang rusak dan kurang 3.370 dan jumlah seluruh kekurangan sebanyak 23.835 lembar.

”Jumlah yang muncul tersebut setelah selesai sorlip pada dua gelombang terakhir untuk DPRD provinsi dan kabupaten yang selesai beberapa hari lalu,” ujar Sekretaris KPUD Kabupaten Cianjur, Endan Hamdani.

Penyortiran dan pelipatan surat suara dilakukan lebih cepat daripada target yang ditentukan, pasalnya untuk gelombang terakhir pihak KPUD Kabupaten Cianjur melibatkan lebih banyak orang agar bisa selesai dalam waktu tiga hari dari yang biasanya selesai dalam waktu empat hari.

”Berbeda dengan yang lainnya, pada penyortiran gelombang kedua untuk pemilihan DPR RI ditemukan kelebihan surat suara sebanyak 3.608,” lanjutnya.

Kekurangan dan kerusakan akan disampaikan pada Jumat (29/3), tepatnya pada saat agenda rapat di KPU RI. Pihaknya pun berharap, sebelum tanggal 8 April 2019 surat suara pengganti sudah ada dan pelipatan dimungkinkan akan kembali melibatkan tenaga bantuan jika jumlahnya banyak.

(kim)