Ini Kronologis Penemuan Mayat di Cipanas

RADARCIANJUR.com-Warga di sekitar Rumah Makan Alam Indah, Kecamatan Cipanas geger, Minggu (31/3) siang sekitar pukul 11.00 WIB. Pasalnya, ditemukan sesosok mayat tergeletak di dalam selokan di pinggir jalan tersebut.

Diketahui, mayat berjenis kelamin laki-laki itu bernama Aristoteles (43). Korban yang diketahui warga Kampung Bojongkoneng, Desa Cikangkareng, Kecamatan Cibinong, Cianjur Selatan itu ditemukan pertama kali oleh seorang warga yang sedang melintas.

Hanya saja warga tersebut pun belum diketahui lebih jelas. Pasalnya saat ditanya ke sejumlah warga yang sedang berada di Tempat Kejadian Perkara (TKP), warga tidak mengetahui kronologis atau siapa yang pertama kali melihat mayat itu.

Berdasarkan informasi yang dihimpun Radar Cianjur, korban memiliki ciri-ciri mengenakan kaos dan jaket warna hitam dan celana warna hijau muda. Ia juga diduga memiliki tas ransel warna hitam yang terdapat di atas tubuh korban.

BACAJUGA:Mayat di Cipanas Itu Ternyata Warga Cianjur Selatan. Ini Dia Identitasnya!!

Firman (33) warga Ciloto mengatakan, bahwa mayat pertama kali ditemukan oleh salah seorang warga yang kebetulan melitas sekitar pukul 11.00 WIB. Yang membuat geger adalah, jenasah korban yang ditemukan dalam kondisi terlentang itu terdapat luka di bagian wajahnya.

“Belum tahu jelas yang pertama kali menemukan. Hanya saja pada saat sudah ramai informasinya, saya pun langsung ke TKP untuk melihat kebenarannya,” ungkap dia.

Sementara itu, anggota Polsek Pacet, Aiptu Sandi yang langsung datang ke TKP mengatakan, pihaknya juga belum mengetahui persis kronologis penemuan pertama kali jenasah korban. Karena itu, polisi hanya melakukan indentifikasi sementara,

“Kami langsung koordinasi dengan RSUD Cimacan agar segera bisa ditindaklanjuti lebih jelas di sana,” ucapnya.

Ia menambahkan, pihak kepolisian juga belum bisa memastikan adanya dugaan penganiayaan atau tindak kekerasan pada diri korban. Yang jelas, penemuan jenasah korban itu akan langsung diselidiki dan ditindaklanjuti.

“Kami belum bisa memastikan lebih jelas kejadian atas penemuan mayat di Ciloto ini,” jelasnya.

(dan)