Ayam Pelung Jawa dan Sumatera Beradu Suara di Cianjur

Foto Fadilah Munajat/ Radar Cianjur

RADARCIANJUR.com-Ratusan ayam pelung dari sejumlah wilayah di Pulau Jawa dan Sumatera, beradu suara kokok dalam Kontes Terbuka Anang Sugkawa Cup 1 yang digelar di Lapang Belka Resident, Cianjur, Minggu (31/3).

Selain ramai peserta dari berbagai daerah, ratusan warga pun ikut memadati lokasi untuk melihat aksi ratusan jawara-jawara ayam pelung yang asli dari Cianjur itu.

Ayam pelung sendiri berbeda dengan ayam jago sejenis yang bukan untuk dipertarungkan, melainkan hanya diadu kebolehannya melalui lengkingan suara berkokoknya.

Kontes ayam pelung tersebut memperebutkan kejuaraan Anang Sungkawa Cup 1 ini diikuti oleh peseta yang berasal dari berbagai daerah. Tidak hanya dari Cianjur, peserta yang hadir juga berasal dari daerah, Bogor, Garut, jakarta, dan lainnya.

Kebanyakan peserta yang ikut berasal dari Himpunan Peternak dan Penggemar Ayam Pelung Nusantara (HIPPAPN)

“Ini sebetulnya adalah ajang silaturahmi antar pecinta ayam pelung. Ayam ini berbeda dengan ayam jago, tapi ini jenisnya adalah ayam pelung. Ayam yang khas dari Desa Bunikasih, Kecamatan Warungkondang Cianjur,” kata ketua panitia penyelenggara Asep Guntur Rahayu.

Menurutnya untuk penilaian kontes ini dilihat dari suara, bobot dan penampilan. Lebih spesifik lagi suara sebagai ciri khasnya.

“Suara yang bagus, panjang melengkung. Suara awal, tengah, akhir itu berirama dan ada keserasian,” jelasnya.

Lanjutnya, penggemar ayam Pelung yang mengikuti kontes ini juga bakal ikut mendongkrak harga ayam koleksinya. Karena ayam yang mampu mendapatkan piala kejuaraan dipastikan harganya bakal ikut melambung.

“Kontes Anang Sungkawa Cup 1 ini dilaksanakan untuk menjaring dan memotivasi petani dan peternak ayam pelung unggulan,” pungkasnya.

(dil)