Calhaj Wajib Berlari 1,6 Kilometer

Ilustrasi

RADARCIANJUR.com – Untuk memastikan kondisi kesehatan calon jamaah haji dalam keadaan istitaah, Kementerian Kesehatan (Kemenkes) menggelar pemeriksaan kesehatan dan pengukuran kebugaran kepada 268 calon jamaah haji di Gedung KONI Kabupaten Cianjur.

Hasilnya secara keseluruhan tingkat kebugaran para calon jamaah haji dalam kategori cukup dan baik. Hal ini dinilai sangat mendukung kelancaran beribadah para jamaah di Arab Saudi mendatang.

Kasi Penyelenggara Haji dan Umroh Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Cianjur, Tavip Supriyadi mengatakan, pelaksanaan kegiatan mulai dari pemeriksaan hingga selesai berjalan dengan baik dan lancar. “Tidak ada kendala berarti. Semoga para calon jamaah haji dapat menjalankan ibadahnya dengan baik,” ujarnya diakhiri kata amin.

Secara teknis, kegiatan diawali dengan pemeriksaan kesehatan oleh tim kesehatan dari Dinas Kesehatan. Lalu dilanjutkan dengan pengukuran kebugaran jasmani para calon jamaah haji dengan metode rockport yakni berlari atau berjalan cepat sejauh 1,6 kilometer.

Setelah itu petugas akan mencatat dalam buku menuju bugar dan memberikan rekomendasi cara menjaga dan meningkatkan kebugaran jemaah. Kementerian Kesehatan (Kemenkes) sangat mengapresiasi kegiatan pembinaan kesehatan haji yang dilakukan Dinas Kesehatan Kabupaten Cianjur tersebut.

Kegiatan ini sangat mendukung penerapan kebijakan istita’ah kesehatan bagi seluruh jemaah haji. “Pemeriksaan kesehatan dan pengukuran kebugaran harus diikuti seluruh jemaah haji, untuk memastikan kriteria istitha’ah kesehatan mereka,” kata Kapuskeshaji Kemenkes Eka Jusup Singka, Senin (1/4).

Kepala Bidang Pembimbingan dan Pengendalian Faktor Risiko Kesehatan Haji Kemenkes, Rosidi Roslan, menegaskan pentingnya istitha’ah kesehatan dalam pelaksanaan ibadah haji.

Rosidi menjelaskan, calon jamaah haji harus mempunyai kemampuan fisik yang prima agar dapat melaksanakan ibadah haji dengan sempurna.

“Pemerintah berharap perlunya dukungan seluruh lapisan masyarakat, Pemda, Kemenag, dan lintas sektor terkait, dalam rangka mendukung istitha’ah kesehatan haji,” tuturnya.

(kim)