Agamis Berteknologi

RADARCIANJUR.com – Teknologi selalu jadi dasar pemikrian saya. Mungkin karena saya banyak berkecimpung di bidang itu. Sudah puluhan tahun saya berkecimpung di dunia profesional sebagai enggineering di bidang IT. Saya lama sebagai Technical IT Consultant, juga sebagai System Programmer Mainframe dan banyak lagi, yang semuanya bergerak di bidang teknologi dan komputerisasi.

Itu pula yang menjadi pemikiran saya saat melihatl Kabupaten Cianjur. Kota Santri yang agamis. Maka yang terlintas di pikiran saya adalah, bagaimana Kabupaten Cianjur menjadi ‘Agamis Berteknologi’.

Kenapa? karena itu adalah modal untuk menyambut, lima, atau sepuluh tahun ke depan, bersiap untuk menjadi bagian dari era 4.0 menuju era 5.0.

Agama dan teknlogi sesungguhnya dua hal yang saling terkait, karena teknologi itupun ada dalam agama. Agamis bertenologi keniscayaan yang harus dilakukan. Teknologi sebagai penunjang Cianjur semakin agamis.

Langkah itu sudah saya mulai melalui program Training Of trainers (TOT) kitab kuning di Kabupaten Cianjur. Mengajak warga menjadi trainer untuk dikembangkan di wilayahnya msing-masing.

Langkah menuju Cianjur Agamis Berteknologi memang masih sangat panjang. Tapi itu bisa diperjuangkan bersama. Sumber Daya Manusia (SDM) Kabupaten Cianjur yang melimpah, dengan keilmuan yang cukup. Menjadi bekal menuju cita-cita itu.

Para kiyai, ustad, dan para santri harus melek teknologi, harus mampu berselancar di era 4.0 dan bersiap menyambut era 5.0. Pesantren, madrasah, santri dan para ustadnya harus jadi kawah candradimuka ilmu dan teknologi. Apakah itu bisa? Sangat Bisa.

Buktinya sudah banyak, para siswa kita sudah sering menjuarai kompetisi teknologi, menciptakan banyak aplikasi starup dan banyak lagi yang lainnya. Dan kehebatan-kehebatan itu harus bisa diduplikasi di Kabupaten Cianjur.
Kemampuan berselancar di era industri 4.0 dan mempersiapkan generasi 5.0 adalah modal menuju masyarakat sejahtera, terampil, berteknologi. Tapi tetap mengedepankan agama sebagai pegangan.

(*)