Simulasi Surat Suara DPR RI di Cianjur, Adu Kuat Petahana

Radar Cianjur 5 April 2019

RADARCIANJUR.com – Para ‘senior’ penghuni kursi DPR RI dari daerah pemilihan (dapil) III Jawa Barat (Jabar) masih berjaya. Dari simulasi pemilihan umum (pemilu) 2019 yang dilakukan Radar Cianjur pada Jumat (22/3) lalu, deretan nama petahana masih mendominasi rangking 10 besar perolehan surat suara.

Radar Cianjur melakukan simulasi menggunakan specimen surat suara DPR RI sebanyak 2.334 lembar di lima daerah pemilihan (dapil) Kabupaten Cianjur. Kekuatan para calon legislatif (caleg) DPR RI petahana sangat kuat mendominasi klasemen. Dari sepuluh rangking teratas, sedikitnya ada tujuh incumbent yang bertengger di tabel klasemen.

Dejavu pemilu 2014. Pada simulasi Radar Cianjur 2019, nama caleg Golkar nomor urut 2, Eka Sastra bersanding dengan caleg PKS nomor urut 1, Ecky Awal Mucharam. Saat itu, 2014, Kang Eka menempati posisi puncak dari sembilan kursi jatah dapil Jabar 3 sebanyak 74.458 suara. Eka dibuntuti Ecky dengan perolehan suara sebanyak 52.823 suara.

Pada 2014, Partai Golkar berhasil mengirimkan dua wakilnya menuju senayan 2014. Selain Eka, ada nama Deding Ishak yang kala itu berhasil meraup 33.009 suara. Partai berlambang beringin rindang itu masih terlalu perkasa lima tahun lalu dengan menyisipi dua wakilnya.

Suara caleg PDI Perjuangan, Diah Pitaloka pun tak mampu melewati suara Deding dan hanya meraih 31.993. Suara Diah ditempel ketat caleg Demokrat, Sjarifuddin Hasan dengan 31.486 suara.

Kembali ke era saat ini, simulasi Radar Cianjur yang dilakukan dua pekan lalu itu tak berbeda jauh. Kekuatan para petahana masih terlihat santer. Ritmenya pun relatif serupa. Tangga rangking teratas masih dihuni lima nama orang lama di atas. Caleg Gerindra nomor urut 1, Ahmad Riza Patria pun enggan tertinggal.

Eksistensinya masih terbukti. Hasil simulasi menunjukkan, incumbent dari Partai Gerakan Indonesia Raya berada di posisi kelima klasemen. Pada 2014, Ahmad Riza berada di posisi ketujuh dengan 23.991 kantong suara.

Eka Sastra benar-benar menunjukkan kekuatannya. Dari 2.334 specimen surat suara yang disebar, Kang Eka berhasil meraup persentase 3,81%. Berada di posisi kedua ada nama Ecky dengan 2,70% perolehan suara. Golkar kembali menempatkan wakilnya di tiga besar, sama seperti 2014.

Deding Ishak menjelma di posisi ketiga simulasi Radar Cianjur dengan persentase 2,14%. Kejutan baru justru terjadi. Caleg DPR RI Partai Gerindra nomor urut 2, Endang Setyawati Thohari Dess berhasil menyalip di posisi empat dengan 1,63%.

Endang berhasil melewati rekan satu bendera yaitu Ahmad Riza Patria. Caleg Gerindra nomor urut 1 ini harus bersanding dengan caleg PDI Perjuangan, Diah Pitaloka di posisi kelima. Keduanya kompak mengumpulkan pundi suara 1,46 persen.

Berlanjut di titik keenam, ada nama caleg PKB nomor urut 1, Neng Eem Marhamah Zulfa. Petahana dari Partai Kebangkitan Bangsa ini ditemani caleg PAN nomor urut 1, Eddy Soeparno. Keduanya berhasil menyita 1,29% perolehan suara. Posisi tujuh dihiasi nama mantan bupati Cianjur dua periode, Tjetjep Muchtar Soleh atau TMS.

Caleg partai politik (parpol) Nasdem nomor urut 1 ini berhasil mengumpulkan 1,03% suara. Di bawahnya ada nama Sjarifuddin Hasan. Mantan Menteri Koperasi dan UKM itu sukses meraih persentase 0,99% di peringkat kedelapan.

Selanjutnya di posisi sembilan, ada dua nama yaitu Irwan Ardi Hasman dan Budiyono. Irwan yang berada di kendaraan Gerindra bernomor urut 4 ini, secara bersamaan mengumpulkan poin suara dengan caleg PDI Perjuangan nomor urut 3 dengan perolehan 0,51%.

Posisi 10 besar pun resmi ditutup oleh caleg PAN nomor urut 2, Noviantika Nasution. Perempuan dari partai matahari putih ini bersanding dengan caleg PKS nomor urut 04, Hisbullah A Mukminin. Keduanya setia memanen persentase 0,47%.

Sayangnya, dua nama petahana belum mampu berada di peringkat atas simulasi Radar Cianjur. Caleg dari PPP nomor urut 1, Joko Purwanto terjebak di peringkat 17. Pekerjaan rumah yang luar biasa bagi Joko karena hanya mampu mengumpulkan 0,13% suara. Kondisinya belum lebih baik dari caleg Hanura nomor urut 1, Djoni Rolindrawan.

Pada 2014, Djoni memang masuk dalam peringkat kedelapan klasemen caleg yang berkemas ke Senayan. Dari simulasi, Djoni benar-benar wajib bekerja keras di posisi 15 perolehan suara 0,21%.

(yaz)

1 EKA SASTRA Golkar  3,81%
2 H. ECKY AWAL MUCHARAM PKS 2,70%
3 Dr. H. DEDING ISHAK, S.H., M.M. Golkar 2,14%
4 Dr. Ir. HJ. ENDANG SETYAWATI THOHARI DESS, MSC Gerindra 1,63%
5 Ir. H. AHMAD RIZA PATRIA, MBA Gerindra 1,46%
DIAH PITALOKA, S.Sos., M.Si PDIP
6 NENG EEM MARHAMAH ZULFA HIZ PKB 1,29%
H. EDDY SOEPARNO PAN
7 Drs. H. TJETJEP MUCHTAR SOLEH, MM Nasdem 1,03%
8 Dr. H.SJARIFUDDIN HASAN, SE,MM,MBA Demokrat 0,99%
9 Ir. IRWAN ARDI HASMAN Gerindra 0,51%
Drs. BUDIYONO PDIP
10DRA. HJ. NOVIANTIKA NASUTION, M.Si PAN 0,47%
DR. H. HISBULLAH A MUKMININ, SH., M.Si PKS
11SJUKRIANTO YULIA, SE, M.Fin Gerindra 0,43%
BUDHY SETIAWAN Golkar
Ir. SIGIT HARIYANTO PPP
12H. HEDI PERMADI BOY, SE,MM, Mec Demokrat 0,34%
13H. ANTONI WIJAYA, S.H. PDIP 0,30%
H. GILAR BUDI RAHARJA, ST., M .SC PKS
14Ir. LUCKY ALI MOERFIQIN, M.M Golkar 0,26%
WIEKE WIANA, M. Si Golkar
MAYJEN TNI (PURN). TATANG ZAENUDIN PBB
15H. OTONG ABDURRAHMAN PKB 0,21%
YAYA RUYANI, S.Sos Gerindra
SUCI MAYANG SARI, ST.Ars, M.M PSI
DINI RACHMANI, SE Perindo
DJONI ROLINDRAWAN Hanura
16LILIS HERNA YULIA Nasdem 0,17%
R. RINA SABARIA KUSUMAH, S.Sos Perindo
DANIEL SIMEON TUMIWA, S.Si PSI
SRI HIDAYATI Demokrat
HJ. NOVIANDRI, SE PBB
17H. BAGUS KARYANEGARA PKB 0,13%
Ir. H. MOHAMMAD NUR SUKMA Gerindra
ANANDA TOHPATI NR, M.Si Nasdem
HANA CAROLLIN, S.I.Kom., M.I.Kom PGPI
ROCKY FRANS SUBUN, SH. MH Berkarya
DEBORA DEBBY WAG, S.Sos., M.Si Perindo
H. JOKO PURWANTO PPP
ANNE SULISTIAJADEWI S.Kom, MM PSI
RUDY GUNAWAN, S.E PSI