Suharso Monoarfa Bicara Kedekatan PPP dan Pesantren

SILATURAHMI: dari kiri ke kenan; KH Faisal (Pesantren Gelar), Ir. Sigit Hariyanto (Caleg DPR RI No.1), plt Ketum PPP Suharso Manoarfa, Andi Surya Wijaya, SH, MH (Caleg DPR RI No.4) dan Faisal Wendi (tim kampanye Sigit Hariyanto) saat acara silaturahmi di Pesantren Gelar, Cianjur kemarin

RADARCIANJUR.com – Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan Suharso Monoarfa didampingi Caleg DPRRI Dapil Jabar 3 Kabupaten Cianjur-Kota Bogor Sigit Hariyanto dan Andi Surya Wijaya, bersilaturrahmi ke Pondok Pesantren Gelar, Kecamatan Cibeber (5/4).

Saat bertemu dengan sesepuh pondok pesantren Gelar KH Faisal, Suharso menyampaikan kondisi partai dan amanah yang diembanmya sebagai ketua umum PPP. Menurut, Suharso PPP merupakan partai yang selalu dekat dengan ulama dan basisnya ada di pesantren-pesantren.

Sehingga, ketika dia menjabat sebagai Ketum PPP, Suharso ingin basis dan silaturahmi dengan pesantren itu tetap kuat. “Kami datang ke Pesantren Gelar untuk memperkuat silaturahmi PPP dengan pondok pesantren dan kyai. Kami juga mohon doa agar PPP bisa tetap besar,”katanya.

Sigit Hariyanto mengatakan, kunjunganya ke Ponpes Gelar, untuk menunjukan bahwa PPP merupakan Partai yang dekat dengan pesantren. “Kedekatan PPP dengan pesantren sudah dari dulu sejak PPP mulai dibentuk, dan kita tidak ingin keluar dari tradisi itu,” katanya

Selaku Caleg yang berangkat dari Dapil Kota Bogor dan Kabupaten Cianjur Sigit Hariyanto ingin meningkatkan perekonomian di Ponpes dengan cara memberi pelatihan-pelatihan terhadap santri. “Untuk pelatihan-pelatihan itu bisa kita lakukan antara Ponpes dengan bidang pendidikan teknologi,” katanya.

Smentara itu, Andi Surya Wijaya atau akrab disapa ASW menegaskan bahwa peranan kyai atau ulama sangat penting untuk masyarakat Cianjur. Makanya, kunjungan partai berlambang ka’bah ini ke pesantren Gelar merupakan hal yang seharusnya. “Kita PPP dengan pesantren dan kyai itu tak bisa dipisahkan. Palagi partai ini (PPP, red) terlahir dari para kyai terdahulu,” tegasnya. (dil)