Panwaslu Latih 1.612 Saksi Parpol

BIMTEK: Ketua Panwaslu Kecamatan Cipanas tengah memberikan pelatihan kepada para saksi.

RADARCIANJUR.com – Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) tingkat Kecamatan Cipanas mulai menggelar pelatihan saksi yang berasal dari kalangan Partai politik (Parpol). Pelatihan digelar selama empat hari, yakni 8 hingga 11 April 2019 di sejumlah lokasi yang telah ditentukan.

Ketua Panwaslu Kecamatan Cipanas, Muhammad Azis mengatakan, pengawas Pemilu diamanatkan dan memiliki kewenangan untuk melatih saksi melalui UU Nomor 7 Tahun 2017 pasal 351 tentang Pemilihan Umum. “Ini amanah dari undang-undang. Karena itu, kami wajib menggelar pelatihan saksi ini,” kata Azis.

Menurutnya, pelatihan saksi perlu secara serius dipersiapkan agar mereka paham dengan aturan perundangan dan terampil dalam melaksanakan tugasnya. Sebab, saksi yang mumpuni menjadi prasyarat pelaksanaan pemungutan dan penghitungan suara berlangsung jujur, adil, aman, dan tertib sesuai peraturan Undang-Undang yang ada.

Azis menuturkan, untuk saat ini pelatihan saksi digelar perdana oleh Panwaslu Kecamatan Cipanas di Gedung Graha Wijaya Desa Palasari.
“Pelaksanaan pelatihan saksi ini memang berbeda. Tergantung jumlah saksi peserta Pemilu yang dilatih oleh Panwaslu kecamatan,” ujarnya.

Pelatihan saksi peserta Pemilu yang ada di Kecamatan Cipanas sebanyak 319 saksi. Ini terdapat dari saksi Paslon nomor urut 01 dan 02.
“Total semua saksi di wilayah Kecamatan Cipanas sebanyak 1.612 orang dari enam partai politik dan dua pasangan calon masing-masing. Untuk di parpol sendiri yakni Gerindra, Golkar, PKB, Demokrat, PAN, dan PBB,” bebernya.

Azis menambahkan, dari enam partai politik peserta Pemilu yang paling banyak mengirim saksinya adalah Paslon nomor urut 01 dan 02. Kemudian Gerindra dengan 294 orang, PBB 101 orang, PKB 63 orang, Golkar 391 orang, serta Demokrat 40 orang. “Kami harapkan seluruh saksi mengetahui tugas dan wewenang di hari pemungutan suara,” pungkasnya.

(dan)