Upaya Warga Desa Margasari Bangun Infrastruktur dari Dana Desa

Upaya Warga Desa Margasari Bangun Infrastruktur dari Dana Desa

RADARCIANJUR.com – Adanya Dana Desa yang kian tahun makin bertambah besarannya, sangat dirasakan manafaatnya oleh warga. Seperti warga Desa Margasari, Kecamatan Naringgul, Cianjur selatan yang selama ini dikenal kurang mendapat perhatian soal infrastruktur, utamanya pembangunan jalan akses. Kini, warga pun bergotong-royong menggenjot pembangunan infastruktur jalan yang selama ini diidam-idamkan.

Desa Margasari terus berbenah mengejar ketertinggalan agar bisa setara dengan daerah Cianjur utara. Salah satunya dengan menggenjot pembangunan infrastruktur jalan yang memang tak bisa ditampik, sangat dibutuhkan warga.

Kepala Desa Margasari, Ajid S (55) sendiri baru 10 bulan menjadi orang nomor satu di desa tersebut. Namun ia sedari awal sudah mengusung semboyan ‘Genjot Pembangunan Infrastruktur’. Utamanya jalan desa.

Tak hanya mengandalkan Dana Desa. Ia berinisiatif menggandeng pengusaha lokal dan pemilik kendaraan roda empat untuk ikut berpartisipasi dalam pembangunan tersebut.

Berbekal 20 persen Dana Desa yang baru didapatkan, jalan akses desa sepanjang satu kilometer yang selama ini lebih menyerupai sawah dan berlumpur, diperkeras dengan menggunakan batu kali.

Selain menggandeng pengusaha lokal dan pemilik mobil, upaya pembangunan infrastruktur jalan itu juga mengajak serta warga untuk bergotong-royong memperbaiki jalan yang sebelumnya hanya tanah merah itu.

Jalan itu juga makin diperlebar. Dari sebelumnya yang hanya dua meter menjadi tiga meter. Tujuannya, agar kendaraan roda empat bisa lebih lancar melintasi jalan tersebut.

Kendati demikian, Ajid mengaku masih banyak pekerjaan rumah yang perlu perbaikan untuk di jalan Desa Margasari. Dari total empat kilometer jalan yang kondisinya tidak laik, baru 1,9 kilometer yang sudah cor beton.

“Sebenarnya masih banyak jalan desa yang harus diperbaiki. Seperti di kampung Natu Numpang. Warga di sana sudah puluhan tahun belum menikamati jalan yang layak sebab kondisinya masih jalan tanah merah,” ungkapnya.

Ajid menyampaikan, atas dasar dan berbagai pertimbangan, dalam Munsernbangdes lalu dengan warga dan para tokoh masyarakat, sepakat anggaran Dana Desa tahun ini yang baru cair 20 persen, difokuskan untuk melakukan pengerasaan jalan desa di kampung Batu Numpang.

“Yah kami dengan warga masyarakat juga para pengusaha terus bahu membahu mengerjakan jalan ini,” katanya.

Ajid melanjutkan, untuk tahap berikutnya, hal serupa juga akan dilakukan pada jalan desa lainnya yang menghubungkan Cikangkung dan Ciwaru.

“Untuk pelaksanaan pengerjaannya kita serahkan ke Tim Pelaksana Kerja (TPK) desa juga memberdayakan warga masyarakat setempat. Selanjutnya, InsyaAllah akan kita cor beton semua,” tuturnya.

Pengerasan jalan itu sendiri, terang Ajid, dilakukan lantaran jalan desa di Kampung Batu Numpang itu tak bisa langsung dicor beton. Karena itu, harus lebih dulu diperkeras.

“Kami yakin, dengan bahu membahu antara pemerintah desa dengan warga, juga pengusaha, InsyaAllah akan maju. Apabila infrastruktur, terutama jalan sudah mulus, tentunya aktivitas warga akan lebih mudah. Sehingga kesejajaran, terutama ekonomi warga masyarakat kami akan lebih majau dan meningkat, tidak tertinggal terus,” pungkasnya.

Sementara Opan (42) salah satu warga setempat, menyambut baik dan gembira pembangunan infrastruktur jalan itu. Warga juga mengapresiasi inisiatis pemdes setempat yang memprioritaskan pembangunan jalan akses desa.

“Kami tentu sangat gembira jalan akses di kampung kami diperkeras. Sebab kami baru bisa merasakan dan menikmati jalan yang layak dan kini bisa dilewati oleh kendaraan baik roda empat dan roda dua ya baru kali ini. Sebelumnya jalannya cuma tanah merah dan berlumpur,” ucapnya.

Opan pun berharap, perbaikan jalan akses tersebut nantinya akan berlanjut menjadi jalan cor beton.

“Terimakasih sudah peduli kepada kami. Kami percaya, meski pak Ajid baru menjabat, kalau melihat kinerjanya yang sekarang, desa kami bisa makin maju,” tutupnya.

(jay)