Dikira Jual Jus Buah, Ternyata Miras

CIPKON: Jajaran aparat dari Kodim 0608 merazia sejumlah warung dan kios yang menjual minuman keras. Hal ini dilakukan untuk menjaga kondusifitas Permilu dan Pilpres 2019.

RADARCIANJUR.com – Menjelang pelaksanaan Pemilu dan Pilpres 2019, jajaran Kodim 0608 menggelar Operasi Cipta Kondisi di sejumlah wilayah. Operasi itu sendiri dititikberatkan pada wilayah-wilayah yang dianggap rawan.

Salah satunya di Kecamatan Cianjur. Operasi yang dilakukan pada Selasa (9/4) malam itu mendapati sejumlah warung dan kios yang menjual minuman keras. Seperti salah satu kios jamu di kawasan kota yang didapati menyimpan dan menjual miras dan minuman oplosan.

Dalam operasi yang dipimpin Danramil 0801/Kota Cianjur, Kapten Inf Dadang Sopian didampingi Pasi Intel Kodim 0608/Cianjur, Kapten Arm Sugianto itu, aparat menyisir sejumlah kios jamu yang sudah terindikasi juga menjajakan minuman haram tersebut.

Hasilnya, belasan kios jamu didapati menjual minuman keras botol. Selain itu, juga berhasil disita ratusan kantong plastik miras yang langsung dimusnahkan di lokasi.

“Dari masing-masing depot jamu sedikitnya kita musnahkan belasan miras kemasan botol dan beberapa galon miras oplosan,” ungkap Dadang.

Selain di depot jamu, lanjut Dadang, pihaknya juga berhasil menemukan seorang pedagang jus buah di jalan Aria Wiratanudatar, Kelurahan Muka, Kecamatan Cianjur yang ternyata juga menjual miras oplosan.

“Untuk mengelabui petugas, miras tersebit disimpan persis di bawah dagangan minuman jus buah. Kami temukan di sana ada 10 kantong miras oplosan,” bebernya.

Dengan hasil yang didapat dalam operasi itu, terangnya, menandakan bahwa di wiliayah Cianjur, masih banyak warung dan kios jamu yang diam-diam menjual minuman keras.

Diharapkan, dengan operasi yang masih akan terus digelar setiap saat itu, dapat mengurangi peredaran minuman keras di wilayah Cianjur kota.

“Kami selau gencar mempersempit peredaran minuman keras yang merusak masa depan generasi bangsa,” tegasnya.

Sebaliknya, pihaknya juga mengimbau kepada masyarakat agar tidak segan-segan memberikan informasi di lingkungannya masing-masing, jika memang ada kios atau warung yang menjual minuman keras.

“Silahkan masyarakat melaporkan. Tidak usah segan. Kami pasti akan berangkat,” pungksnya.
(dil)