Karyawan Minimarket Tewas di Gudang, Mulut Keluarkan Busa

Ilustrasi

RADARCIANJUR.com-Peristiwa menggegerkan terjadi di sebuah minimarket di kawasan Desa Jambudipa, Kecamatan Warungkondang, Minggu (14/4). Seorang wanita ditemukan tewas, diduga keracunan asap genset.

Kejadian itu pun langsung membuat geger warga sekitar. Aparat kepolisian Sektor Warungkondang yang melakukan olah TKP langsung memasang garis polisi di sekitaran mini market tersebut.

Panit 2 Reskrim Polsek Warungkondang, Aiptu Rahmat mengatakan, dari ketarangan saksi di lapangan, korban saat itu diketahui tidak sendiri. Melainkan bersama seorang rekan lainnya, sesama karyawan mini market tersebut.

“Korban berinisial SPS (23) dan Z (17). Ada dua orang, ditemukan di gudang,” terang Rahmat.

Rahmat menyambungkan, korban sendiri kali pertama ditemukan oleh karyawan lainnya, VN, yang saat itu masuk shift pagi. Saat itu, saksi melihat korban sudah dalam posisi tertelungkup.

“Ditemukan sekitar pukul 06.00 WIB. Saksi melihat korban sudah tidak bergerak,” katanya.

Saksi, lanjut Rahmat, kemudian mencoba membangunkan dengan cara membalikkan tubuh korban. Namun, saksi melihat ada busa keluar dari mulut korban. Sedangkan korban Z saat itu sudah dalam kondisi lemas.

“Saksi selajutnya meminta pertolongan warga sekitar untuk menolong kedua korban dan langsung membawa keduanya ke rumah sakit,” lanjutnya.

Ia menerangkan, kedua korban baik yang selamat atau yang meninggal dunia merupakan karyawan mini market itu. Korban ditemukan di dalam gudang.

“Kami juga sudah melakukan olah tempat kejadian perkara,” ucapnya.

Dari olah TKP dan penyelidikan sementara, korban diduga mengalami keracunan gas buang dari genset yang ada di gudang mini market tersebut. Sebab, pada Sabtu malam, terjadi pemadaman listrik di wilayah tersebut.

“Pada malam itu terjadi pemadaman listrik. Korban melakukan penerangan lampu dengan menggunakan genset dalam ruangan tertup (gudang). Diduga korban keracunan asap yang keluar dari genset,” katanya.

Dugaan awal, kejadian tersebut terjadi pada Sabtu (13/4) malam sekitar pukul 23.00 WIB. Karena pada jam itu, mini market tersebut tutup.

Akan tetapi, tegas Rahamt, pihaknya masih enggan menyimpulkan lebih awal terkait penyebab pasti meninggalnya korban. Untuk itu, pihaknya masih menunggu hasil otopsi dan pemeriksaan dari RSUD Cianjur dan INAFIS Polres Cianjur.

“Kami belum mendapat penjelasan dari RSUD, korban meninggal akibat keracunan asap genset, tapi itu hanya dugaan sementara,” pungkasnya.

(dil)