50 Surat Suara Tercoblos di Ciranjang Hoaks

SURAT SUARA: TPS 56, di Kampung Sukasari RT 3/18, Desa Ciranjang, Kecamatan Ciranjang, yang disebut terdapat 50 surat suara tercoblos.

RADARCIANJUR.com – Kabar adanya 50 surat suara tercoblos pada saat hari pencoblosan Pemilu 2019 di TPS 56, Kampung Sukasari RT 3/18, Desa Ciranjang, Kecamatan Ciranjang dipastikan hoaks alias tidak benar.

Divisi Investigasi Cianjur Aktivis Independen (CAI) Robi Amartapura (35) mengatakan, beredarnya informasi adanya surat tercoblos pada pasangan capres-cawapres nomor urut 01 itu kali pertama ditemukan saat dilakukan pemeriksaan.

“(Ketahuan) Saat dibuka oleh panitia dan diperlihatkan kepada panwas dan saksi-sakdi, jadi sebelum pencoblosan dilakukan,” katanya, Jumat (19/4).

Berdasarkan indformasi yang beredar, menyebutkan bahwa surat suara untuk Pilpres 2019 yang tercoblos itu berjumlah 50 lembar.

“Tapi itu masih harus dicek dulu kebenarannya,” tegasnya.

Sementara, Direktur Eksekutif Cianjur Aktivis Independen (CAI) Farid Sandy menilai, harus ada tindaklanjut atas temuan tersebut. Apalagi, kabar yang beredar surat suara tercoblos mendacapai jumlah puluhan lembar.

Tindaklanjut itu, dimaksudkan agar pemilu berjalan aman, damai, jujur dan adil.

“Berharap ada tindaklanjut dari Panwaslu Kecamatan ke Bawaslu Kabupaten, pasalnya surat suara kondisinya sudah tercoblos dari salah satu paslon,” katanya.

Terpisah, Divisi Program dan Data PPK Ciranjang, Muhammad Awaludin membenarkan adanya surat suara tercoblos pada salah satu pasangan capres-cawapres di TPS dimaksud. Akan tetapi, pihaknya membantah jika jumlah surat suara yang tercoblos berjumlah 50 lembar sebagaimana kabar yang beredar.

“Benar ada yang semacam tercoblos, tapi bukan 50 lembar. Cuma satu lembar saja,” tegasnya.

Selanjutnya, pada saat itu juga, pihaknya langsung mengganti dan membuatkan berita acara terkait penemuan tersebut.

“Sudah langsung diganti dianggap kertas suara rusak,” tegasnya.

(mat)