Bawaslu RI Awasi Ketat PSL di Cianjur

Rahmat Bagja saat memantau pelaksanaan pemungutan suara lanjutan untuk lima tempat pemungutan suara di Kabupaten Cianjur Jawa Barat, Sabtu (20/4/2019)

RADARCIANJUR.com – Lima TPS di wilayah Desa Sukamanah Kecamatan Mande, Kabupaten Cianjur menggelar pemungutan suara lanjutan (PSL) Sabtu (20/4/2019).

Anggota Bawaslu RI Rahmat Bagja memantau pelaksanaan PSL tersebut.

Kelima TPS tersebut melingkupi TPS 1, TPS 9, TPS 10, TPS 12, dan TPS 13 dengan pemilih sebanyak 1.196 orang sesuai jumlah daftar pemilih tetap (DPT) yang ada.

Didampingi anggota Bawaslu Jawa Barat, Lolly Suhenty, TPS 1 menjadi tempat pertama yang disupervisi Bagja. Dia langsung disambut Bawaslu Kabupaten Cianjur yang kemudian melaporkan situasi terkini pelaksanaan PSL yang telah dimulai sejak pukul 07.00 WIB.

Memang di TPS 1, total ada 211 pemilih yang tercantum dalam DPT. Sementara hingga pukul 10.40 WIB, sudah ada 164 pemilih atau 77 persen yang menggunakan hak suaranya. Jumlah partisipasi pemilih ini lebih banyak 4 orang daripada pemungutan suara Rabu 17 April lalu.

Divisi Penindakan Bawaslu Kabupaten Cianjur Tatang Sumarna mengungkapkan, PSL digelar lantaran adanya surat suara yang tertukar hingga tercampur ketika pemungutan suara pada Rabu silam. Dia menunjuk, sekitar 40% surat suara DPRD Kabupaten daerah pilihan III (dapil) tertukar dengan surat suara dapil I di TPS 1.

“Jadi begitu kemarin (hari Rabu) ditemukan surat suaranya bukan Dapil III, Ketua KPPS berinisiatif menghentikannya,” beber Tatang.

Meski begitu, penghentian pemungutan suara hanya berlaku untuk surat suara DPRD Kabupaten. Sementara pemungutan suara untuk Pemilihan Presiden, DPR RI, DPD serta DPRD Provinsi tetap berlangsung dan telah rampung.

“PSL ini hanya untuk pemilihan DPRD Kabupaten,” pungkasnya.

(baw/dep)