Formulir C1 di Cianjur Diganti Kertas Karton

APA ADANYA: Petugas KPPS di sejumlah TPS di Cianjur terpaksa menggunakan kertas karton lantaran ketiadaan lembar C1-Plano.

RADARCIANJUR.com –Formulir C1-Plano untuk catatan hasil penghitungan suara calon presiden (capres) dan calon wakil presiden (cawapres) banyak yang tidak ada di tempat pemungutan suara (TPS) di Kabupaten Cianjur. Terpaksa, petugas KPPS menulis hasil penghitungan suara di kertas karton.

Komisioner Bawaslu Cianjur, Hadi Dzikri Nur menagatakan tidak adanya formulir C1-Plano di TPS merupakan buntut dari buruknya tatakelola logistik. Kejadian tersebut terjadi di beberapa TPS di Kabupaten Cianjur.

“Berdasarkan pantauan, beberapa TPS yang tidak memiliki formulir C1-Plano di antaranya di Kecamatan Cidaun, Pasirkuda, bahkan itu juga terjadi di Kecamatan Cianjur. Namun untuk jumlah TPSnya, belum diketahui karena masih dalam proses input,” kata Hadi (24/4).

Menurutnya, terkait hal itu telah dikeluarkan surat keputusan bersama, antara KPU dan Bawaslu yang pada intinya jika tidak ada formulir C1-Plano di TPS maka bisa digunakan alat lain seperti kertas karton.

“Kertas karton pengganti C1-Plano nantinya harus ditandatangani oleh para saksi, ketua KPPS serta distempel,” terangnya.

Hadi menjelaskan, bilamana kedepan ada sengketa atau gugatan atas hasil penghitingan suara, kertas karton tersebut bisa digunakan sebagai dasar bukti seperti halnya C1-Plano.

“Kekurangan logistik ini bukan kekeliruan petugas yang dibawah dalam hal ini KPPS, untuk menghindari hal yang tidak diinginkan, makanya ada suray edaran,”jelasnya.

Hadi mengatakan selain tidak adanya C1-Palno di TPS, pihaknya juga menemukan pelanggaran-pelanggaran lain seperti salah tulis hasil penghitungan suara.

“Ini masih dalam proses rekap, hanya saja dalam pungut hitung suara ditemukan ditemukan beberapa salah tulis dalam jumlah suara,” katanya.

Menurut Hadi, kesalahan tulis pada pungut hitung suara sebagain besar terjadi pada penghitungan suara untuk calon anggota DPRD Kabupaten.

“Karena tahapanya masih dalam tahap rekap saya harap ini bisa selesai di tingkat kecamatan, dan ini akan kita pantau terus akan kita inventarisir,” katanya.

(dil)