Dianggap Meresahkan, Kosan Waria di Bojongherang Cianjur Digerebek Warga

Ilustrasi

RADARCIANJUR.com – Aktivitas para penghuni rumah kos harus lebih diperhatikan oleh perangkat desa di tingkat RT maupun RW. Pasalnya, rumah kos kerap kali menjadi tempat ajang kegiatan yang mencoreng norma agama maupun hukum.

Seperti halnya rumah kos yang dihuni sejumlah waria berada di Kampung Buniwangi RT03/RW014, Kelurahan Bojongherang, Kecamatan Cianjur yang kerap membuat resah warga karena kegaduhan hingga larut malam. Tak hanya itu, warga menduga rumah kos tersebut sering dijadikan tempat mesum.

Ketua RW014, Yusuf Supriatman mengatakan, sebelumnya ada laporan dari warga mengenai aktivitas rumah kos yang tidak benar. Dirinya pun lantas melakukan koordinasi dengan RT dan tokoh masyarakat Desa Buniwangi serta mendatangi rumah kos.

“Sudah banyak warga yang mengeluhkan rumah kos itu, tentunya saya malu sebagai Ketua RW 014 karena di wilayah saya diduga ada kegiatan yang kurang baik,” ujarnya.

Akhirnya pada siang kemarin (1/5) dirinya bersama warga menyambangi rumah kos yang dihuni waria dengan dua lantai tersebut dan mengetuk satu persatu pintu kamar yang berjumlah sekitar 10 kamar.

Setelah pintu diketuk, para penghuni rumah kos membukakan pintu dan ditanya mengenai identitasnya dan ternyata waria-waria tersebut merupakan warga asli Cianjur.

“Kita terpaksa menempuh cara tersebut, karena warga sudah sangat resah dan ini bukan yang pertama kalinya. Sebelumnya pernah berbuat ulah dan membuat pernyataan tertulis dan berjanji untuk tidak mengulangi perbuatan. Namun hingga akhirnya kembali mengulangi perbuatannya lalu kami tindak tegas,” paparnya.

Dari penggerebekan tersebut, satu kamar diisi lebih dari dua orang. Bahkan Ketua Karang Taruna, Deni Andrean bersama dengan warga mendapati beberapa botol minuman keras. “Setelah penggerebekan ini, kami warga Kampung Buniwangi meminta para penghuni untuk mengemasi barang-barangnya. Jika tidak, warga mengancam akan mengusir paksa,” tegasnya.

Sementara itu, Lurah Bojongherang, N Didi menuturkan, pihaknya sudah memberikan imbauan kepada seluruh ketua Rt dan Rw yang berada di wilayah kerjanya untuk lebih mengawasi lingkungan sekitar agar tindakan di luar norma untuk ditindak tegas. Pasalnya, hal tersebut dapat merugikan warga.

Dirinya pun tak henti-hentinya bersilaturahmi ke setiap pengelola maupun pemilik rumah kos untuk mengingatkan agar pengawasan terhadap penghuni rumah kos untuk bersikap sewajarnya tanpa menyalahgunakan untuk kegiatan yang tidak diinginkan terlebih menyambut bulan suci Ramadan.

“Tentunya saya bersama seluruh elemen Kelurahan Bojongherang tidak pernah henti-hentinya memberikan imbauan dan memberikan pengawasan lebih terhadap para penghuni rumah kos dan kita pun sebentar lagi akan melaksanakan ibadah puasa, jadi gunakan kegiatan yang baik,” ungkapnya.

(kim)