Memasuki Ramadan, Harganya Bawang Putih Kebangetan

RADARCIANJUR.com – Masyarakat khususnya ibu-ibu rumah tangga harus siap-siap merogoh uang belanja yang lebih. Pasalnya, memasuki bulan Ramadan, sejumlah harga sayuran mulai naik. Kenaikan yang terjadi sejak sepekan yang lalu ini diakibatkan akibat stok yang kurang akibat gagal panen.

Sejumlah harga kebutuhan pokok yang melonjak naik yaitu bawang putih, bawang merah, cabe merah dan lainnya. Warga justru mensinyalir ada spekulan yang sengaja memainkan pasokan dan harga.

Eny Dahlia (38), salah seorang pedagang mie yamin, warga Kelurahan Sayang, Kecamatan Cianjur mengatakan, harga kebutuhan pokok sudah mengalami kenaikan sejak sepakan sebelum puasa. Kenaikannya pun bervariasi. “Sudah mulai naik seminggu kemarin. Selalu begitu jelang puasa, apalagi lebaran juga selalu naik,” ujarnya.

Ia menduga, kenaikan yang selalu terjadi di momen yang sama di tiap tahunnya itu, dirasa tidak masuk akal. Hal itu tak lepas dari adanya spekulan yang memainkan harga dan pasokan dengan tujuan mengeruk keuntungan berlebih. “Jangan dimainkan (harganya) seperti ini. Kan masyarakat ini yang sudah jadinya,” tuturnya.

Karena itu, ia meminta kepada pemerintah dan aparat hukum agar bertindak tegas kepada para spekulan-spekulan tersebut. Jangan sampai, selalu masyarakat yang menjadi korbannya. “Ini harusnya ada ketegasan dari pemerintah dengan aparat. Ini pasti ada tengkulak nakal main harga,” duganya.

Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Cianjur, Himam Haris mengungkapkan, setiap menjelang Ramadan, sejumlah komoditi dan bahan pokok mengalami kenaikan. “Karena biasa dibutuhkan menjelang puasa harga naik merangkak. Hal ini pun dipicu dengan kondisi cuaca yang cukup ekstrem,” ungkapnya.

Akibatnya, beberapa jenis sayur dan bumbu menjadi naik harganya lantaran menurunnya produksi. Seperti cabe merah dan cabe rawit, mentimun, tomat dan lainnya. “Hal ini karena gagal panen, sehingga suplai berkurang ke pasar. Tapi tadi pak Bupati menyampakan saat bertemu di Pemda. Sebaiknya unsur intansi terkait harus bertemu untuk menyikapi hal ini,” pungkasnya.

Perlu diketahui, Menteri Pertanian Amran Sulaiman pada pagi ini melakukan tinjauan dan operasi pangan di Pasar Kramatjati, Jakarta Timur, Jakarta. Dalam kesempatan tersebut, dia sekaligus menetapkan harga jual tertinggi bawang putih di seluruh Indonesia, yakni Rp30 ribu per kg.

Amran mengatakan, Presiden Joko Widodo (Jokowi) pada rapat terbatas (ratas) kemarin telah menginstruksikannya untuk turun langsung mengecek ke lapangan berbagai harga komoditas strategis, khususnya bawang putih.

Ia melaporkan, stok bawang putih saat ini telah mencapai 100 ribu ton, atau dua kali lipat dari kebutuhan pasar saat ini yang sebesar 50 ribu ton. Oleh karenanya, dia meminta kepada seluruh importir bawang putih untuk menurunkan harga jual dari Rp46 ribu menjadi Rp 25-30 ribu per kg. “Kami sudah siapkan stok dua kali lipat 100 ribu ton. Jadi tidak ada alasan harga bergejolak. Kami berikan target harga maksimal 30 ribu per kg. Antara 25-30 ribu per kg. Tidak boleh melewati itu,” ucap Mentan Amran di Pasar Induk Kramatjati, Jakarta, Minggu (5/5).

Bagi importir yang melanggar kesepakatan ini, ia menambahkan, pemerintah akan memasukannya ke dalam daftar hitam dan melarang mendatangkan bawang putih dari luar negeri. “Siapa-siapa yang telah menandatangani tadi tidak berkomitmen, urusannya ini panjang. Kami pastikan kami sudah sepakat. Dia juga bersedia untuk di-blacklist (jikalau melanggar), tidak lagi mengimpor bawang putih,” serunya.

Kementerian Pertanian telah mem-blacklist sebanyak 56 perusahaan importir yang kedapatan selalu mempermainkan harga bawang putih. Tindak ini dimaksudkan agar nilai jual bawang putih dan komoditas lainnya bisa stabil, sehingga baik pengusaha dan petani tetap mendapat untung, sementara konsumen juga bisa menikmati harga yang terjangkau.

“Dan kami minta para importirnya bertanggung jawab sampai ke konsumen. Memantau bawangnya masing-masing, berapa harga dijual di tingkat konsumen,” imbuh dia.

Adapun ketentuan harga maksimal bawang putih Rp30 ribu ini akan berlaku di seluruh Indonesia mulai hari ini. “(Penetapan harga pasar bawang putih) mulai hari ini (kemarin, red) saat kami berdiri di sini (Pasar Kramatjati). (Untuk di kawasan mana aja?) Di seluruh Indonesia. Importir Indonesia yang berdiri di belakang saya ini,” tandasnya.

(mat)