Ngacung, Siap Rusak Tempat Sampah di Trotoar Jalan Siliwangi?

MALAH RUSAK: Fasilitas umum yang bermanfaat ini belum genap satu tahun sudah kembali rusak. FOTO: Hakim/ Radar Cianjur

RADARCIANJUR.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Cianjur sudah menyediakan tempat sampah di beberapa titik untuk masyarakat agar tidak membuang sampah sembarangan. Tempat sampah yang berjejer dengan tiga warna yakni merah, kuning dan hijau ini di simpan di setiap trotoar jalan.

Tentu ini sebagai wujud membiasakan masyarakat untuk membuang sampah pada tempatnya dan tidak merusak lingkungan, terlebih membuang sampah ke sungai. Selain itu, nantinya sampah-sampah tersebut akan dibawa oleh truk pengangkut sampah Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Cianjur dan memudahkan masyarakat.

Akan tetapi, hal tersebut berbanding terbalik dengan kenyataannya. Belum lama dipasang, beberapa tempat sampah sudah menjadi korban dari tangan yang tidak bertanggungjawab.

Seperti tempat sampah di salah satu ruas Jalan Siliwangi yang ternyata sudah rusak bahkan ringsek dan tak menggantung seperti awalnya.

Mendapati laporan tersebut, Kepala Bidang Pengelolaan Sampah dan Limbah DLH Kabupaten Cianjur, Sumarna menuturkan, pihaknya akan meninjau langsung tempat sampah yang rusak tersebut. Sehingga nantinya akan ada perbaikan dan diperbaharui.

“Kita akan tinjau dahulu tempat sampah yang rusak, nantinya akan kita perbaharui tentunya,” ujarnya.

Pihaknya pun menyesalkan beberapa tempat sampah yang rusak jika memang dilakukan oleh orang-orang yang tak bertanggungjawab. Selain itu, tempat sampah yang memang seharusnya memberikan kemudahan dan juga untuk menjaga lingkungan agar tidak tercemar.

“Tentunya kita menyesalkan tindakan dari orang-orang yang tidak bertanggungjawab tersebut, ini kan fasilitas yang memudahkan masyarakat untuk menjaga lingkungan dan juga membiasakan masyarakat untuk membuang sampah pada tempatnya tapi malah dirusak,” paparnya.

Selain itu, ia pun mengimbau kepada masyarakat untuk tidak merusak fasilitas yang sudah disediakan.

Sementara itu, Pemerhati Lingkungan, Yadi mengatakan, hal tersebut tentunya tidak bisa ditolelir. Sedianya haruslah menjaga fasilitas yang sudah disediakan oleh Pemkab Cianjur dan masyarakat pun harus menjaga fasilitas tersebut.

“Pastinya saya sebagai pemerhati lingkungan begitu miris melihat hal tersebut, sudah disediakan seharusnya kita menjaga,” tegasnya.

(kim)