Kuci Laci Majukan Cianjur Lewat Fotography

BERBAGI ILMU: Kuci Laci merangkul berbagai komunitas pecinta fotography untuk saling bertukar pikiran mengenai dunia foto. FOTO: Hakim/ Radar Cianjur

RADARCIANJUR.com – Memajukan budaya merupakan suatu hal yang terpenting, terlebih bagi anak muda yang dewasa ini sedikit melupakan budaya daerah. Tentunya budaya merupakan warisan yang tidak bisa dihilangkan, akan tetapi harus dijaga hingga generasi kedepannya.

Hal tersebut yang saat ini dilakukan oleh Kuci Laci, salah satu perkumpulan yang merangkul semua komunitas fotography di Kabupaten Cianjur dengan tujuan ingin memajukan dan juga menjaga budaya Cianjur melalui dunia fotography.

Bertempat di salah satu cafe di Jalan Yulius Usman, para pecinta fotography berkumpul untuk melakukan silaturahmi dan juga berbagi ilmu seputar foto.

“Kuci Laci itu suatu komunitas juga yang ingin nguyub ataupun bebarengan yaitu bagaimana caranya anak Cianjur itu bangga dengan Cianjur itu sendiri dengan ekspresi dan berkarya di acara Monocrome ini yang membahas mengenai fotography dan videography juga,” ujar Ketua Pelaksana, Muhamad Reza Wijaya Kusuma.

Sehingga para pecinta fotography dan videography lebih menonjolkan budaya Cianjur dalam karyanya, sehingga yang diangkat tidak hanya budaya kota lain.

Nah, nantinya para muda mudi ini lebih menggali semua tentang Cianjur dan bangga. Terlihat dari acara ini yang cukup padat dengan audien dari enam komunitas pecinta fotography dan videography.

“Tentunya kita berharap ini menjadi suatu ajang silaturahmi utamanya dan anak muda Cianjur bisa bangga dengan apa yang ada di Cianjur sehingga membawanya terhadap karya,” harapnya.

Sementara itu, Sekretaris Fotography Amatir Cianjur, Yusuf menuturkan, dirinya begitu antusias dengan kegiatan yang diadakan tersebut. Sehingga semua bisa bertukar ilmu dan saling mengisi satu sama lain.

“Tentu saya sangat mengapresiasi kegiatan ini, sehingga disini kita saling mengisi satu sama lain tidak mengedepankan ego,” paparnya.

Dirinya pun mendorong kepada para fotography dan videography untuk bisa menyelipkan budaya Cianjur pada hasil karyanya masing-masing sehingga ini dapat mengenalkan lebih dalam mengenai Cianjur.

(kim)