Ramaikan Masjid Dengan Tadarus Alquran

KHIDMAT: Sejumlah jamaah di Masjid Agung Cianjur saat Tadarus Alquran bersama-sama. FOTO: DADAN SUHERMAN/ RADAR CIANJUR

RADARCIANJUR.com – Antusias umat Islam berlomba-lomba mencari pahala di saat bulan suci Ramadan begitu besar. Salah satunya dengan melakukan membaca Alquran (Tadarus, red), baik di masjid, di rumah ataupun tempat yang sekiranya baik untuk membacanya.

Tadarus Alquran mungkin sudah menjadi rutinitas sejumlah umat Islam selama puasa Ramadan. Masing-masing jamaah membaca Alquran untuk meramaikan masjid di setiap waktu setelah shalat fardhu hingga menjelang waktu shalat berikutnya.

Seperti halnya dilakukan warga Kecamatan Cianjur, Asep (42) salah satu jamaah di Masjid Agung Cianjur. Pria yang hampir menyentuh usia setengah abad itu mengaku, bahwa di setiap selesai shalat fardhu, dirinya menyempatkan untuk membaca Alquran beberapa ayat. Bahkan jika waktunya sangat luang, Asep bisa membacanya hingga lebih dari satu Juzz.

“Alhamdulillah kang, saya sempatkan waktu untuk tadarus. Apalagi di bulan Ramadan seperti ini. Kan seperti yang diketahui, bahwa pahala setiap melakukan kebaikan di bulan puasa ini, bisa dilipat gandakan,” tuturnya usai melaksanakan tadarus.

Menurut Asep, memang untuk melakukan tadarus ini tidaklah mudah. Artinya sering sekali godaan saat akan membaca Alquran. “Jangankan satu Juzz, kadangkala untuk membaca beberapa ayat saja, malesnya minta ampun,” imbuhnya.

Dikatakan Asep, bagi dirinya membaca Alquran sudah cukup terbiasa. Pasalnya, pada saat kecil, dirinya selalu dituntut untuk membiasakan belajar Alquran.

“Dulu saya pernah pesantren beberapa tahun. Dan secara otomatis saya dituntut untuk bisa lancar membaca Alquran. Bahkan setiap Ramadan tiba, diharuskan khatam Alquran,” ungkapnya.

Lebih lanjut ia berharap, dengan datangnya bulan suci Ramadan ini, selain dirinya, ia ingin setiap muslim bisa sama-sama melantunkan dan meramaikan masjid dengan sejumlah kegiatan seperti tadarus. Karena pahala di Ramadan ini sudah jelas akan berlipat ganda.

“Mudah-mudahan saja, saya dan sahabat muslim yang lain bisa sama-sama istikomah dalam kebaikan. Aamiin,” ujar Asep.

Senada diucapkan jamaah lainnya, Miftah (35), dirinya mengaku ingin belajar terus membaca Alquran.

“Alhamdulillah, walaupun saya belum menjadi orang yang benar-benar taat, tetapi setidaknya untuk membaca Alquran di Ramadan ini saya akan sempatkan, walaupun hanya beberapa ayat saja,” ungkapnya.

(dan)