Beraksi Habis Buka Puasa, Maling Motor di Cianjur Malah Babak Belur Dikeroyok Warga

MALU: Pelaku Curanmor tertunduk malu saat diambil gambarnya oleh awak media. FOTO: DADAN SUHERMAN/ RADAR CIANJUR

RADARCIANJUR.com – Kepolisian Sektor (Polsek) Cianjur Kota menangkap pelaku pencurian kendaraan bermotor (curanmor) di Gang Samboja Dua RT 02 RW 08 Kelurahan Sayang, Kecamatan Cianjur, Senin (13/5) sekitar pukul 18.20 WIB malam.

Berdasarkan informasi yang diperoleh Radar Cianjur, aksi curanmor itu terjadi saat pemilik motor, Ridwan Suwandi (35) warga Kelurahan Sayang, Kecamatan Cianjur mendapat informasi dari salah seorang kerabatnya bahwa ada seseorang yang mencurigakan di depan rumahnya.

“Saya diberitahu kalau ada seseorang yang sangat mencurigakan. Dan ternyata betul saja, motor Vega yang saya parkir depan rumah sudah sempat didorong pelaku,” kata Ridwan kepada wartawan, Senin (13/5) malam.

Lebih lanjut ia mengatakan, setelah mengetahui motor miliknya itu tidak ada ditempat parkir depan rumahnya, ia lantas mengejar dan menghampiri si pelaku. Yang cukup menggelikan, ujar Ridwan, pelaku curanmor malah berpura-pura bahwa motor tersebut adalah miliknya.

“Setelah saya bilang itu motor saya, si pelaku malah balik nanya kepada saya. ‘kamu punya STNK-nya gak?'” ungkap Ridwan menirukan ucapan si maling motor tersebut.

Mendengar omongan dari si pencuri motor tersebut, Ridwan pun langsung melontarkan bogem mentah yang tepat mengenai wajah pelaku.

“Saya langsung refleks memukul si pelaku tersebut, dan si pelaku langsung lari kabur,” katanya.

Setelah si pelaku lari, lanjut Ridwan, ia pun sontak meneriaki maling kepada pelaku tersebut. Alhasil, warga sekitar pun ikut membantu mengejar pelaku. Dalam pengejaran oleh sejumlah warga itu, pelaku sempat menghilang dan bersembunyi.

Namun, pelaku akhirnya diketahui tengah bersembunyi dengan memanjat sebuah tiang listrik untuk menghindari kejaran warga.

“Tidak butuh waktu lama, alhamdulillah motor dan pelakunya berhasil ditangkap. Pelaku ditangkap setelah dikejar terus oleh warga di gang itu,” ujarnya.

Tak hanya menangkap pelaku, warga yang sudah tak bisa menahan emosi pun langsung beramai-ramai ‘menghadiahi’ pelaku dengan bogem mentah. Tindakan tersebut membuat pelaku babak belur. Beruntung aksi main hakim sendiri warga itu bisa dihentikan oleh tokoh masyarakat setempat.

Selanjutnya, warga melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Cianjur Kota yang sekaligus menjemput pelaku dan mengamankannya dari amukan warga setempat.

“Sempat menjadi bulan-bulanan (dihajar beramai-ramai) warga yang kesal dengan aksi si pelaku,” ujarnya.

Sementara itu, Kapolsek Cianjur Kota, Kompol Iskandar membenarkan adanya aksi curanmor di wilayah hukumnya. Pelaku pencurian diketahui berinisial Y (34) warga Cikadu, Kecamatan Pelabuhan Ratu, Sukabumi.

“Dari pengakuan pelaku, dia bukan kali ini saja melakukan pencurian motor, tapi sudah beberapa kali,” ujarnya.

Kendati demikian, pihaknya tak lantas percaya begitu saja. Karena itu, pihaknya pun langsung melakukan pemeriksaan intensif kepada pelaku. Dimungkinkan, tindak curanmor tersebut tidak dilakukannya sendirian.

“Saat ini pelaku masih dalam pemeriksaan petugas dan akan terus dilakukan pengembangan terkait aksi curanmor itu,” jelas Iskandar.

Iskandar meminta kepada seluruh elemen masyarakat untuk terlibat langsung ikut menjaga keamanan, ketertiban masyarakat (Kamtibmas) di lingkungannya masing-masing. Karena polisi pun tidak bisa bekerja sendiri.

“Jadi masyarakat harus dapat menjadi polisi dalam arti harus dapat ikut menjaga situasi Kamtibmas. Segera laporkan, setiap melihat potensi atau ada kejadian ke petugas,” ucapnya.

Selain mengamankan pelaku curanmor, polisi juga mengamankan satu unit sepeda motor Yamaha Vega bernomor polisi F 2529 W plat merah, atas nama Dinas PUPR.

“Atas aksi yang dilakukan si pelaku, belum bisa dipastikan dikenakan pasal KUHP berapa. Karena kami masih mengembangkan kasus ini,” jelasnya.

(dan)