Tak Ada Data, Disnakertrans Cianjur Kesulitan Cari Informasi TKW Misterius Asal Ciranjang

Tenaga kerja wanita (TKW) itu bernama Aminah saat dirawat di rumah sakit

RADARCIANJUR.com – Tenaga kerja wanita (TKW) itu bernama Aminah. Bukan nama asli. Nama itu merupakan nama panggilan yang disematkan padanya karena tidak mampu mengingat banyak hal.

Ia pun tidak memiliki identitas yang sah. Selama empat tahun, Aminah dirawat di rumah sakit Al-Shagar Hospital, Jeddah, Arab Saudi karena menderita stroke. Kini, ia hanya terbaring di RS Al-Ihsan Bandung dan mengaku rindu ingin bertemu ibundanya.

Empat tahun yang tak mudah bagi Aminah. Setelah empat tahun di Arab Saudi, ia pun sudah kembali pulang ke Tanah Air. Awalnya, Aminah dirawat di RS Polri Kramatjati, Jakarta.

Kasubag Humas RS Al-Ihsan, M Zaenal Mutaqin mengatakan, tidak ada identitas sama sekali saat ia ditemukan.

Aminah ditemukan di jalanan yang ada di Jeddah, Arab Saudi. Ia pun tak berbicara banyak ketika ditanya. Namun, ekspresinya sontak berubah ketika ditanya soal Cianjur.
Meski tak mampu berbicara banyak, Aminah pun masih mengungkapkan bahwa ia pernah tinggal di Kampung Joglo, Desa Sindanjaya, Kecamatan Ciranjang.

“Dari Ibu Aminah seperti itu. Alamat benar atau tidaknya kami tidak tahu. Tapi, kalau ditanya Cianjur wajahnya langsung tersenyum dan bilangnya mau ketemu mamah, ketemu mamah,” ujarnya seperti dikutip dari chanel Youtube Adalah Kabupaten Bandung.

Menurut Zaenal, kedatangan Aminah ke RS Al-Ihsan karena dititipkan oleh petugas BP2TKI dan Dinas Tenaga Kerja Provinsi Jabar. “Datangnya Jumat pukul 14:00 dibawa petugas BP2TKI dan Dinas Tenaga Kerja Provinsi Jabar,” tuturnya.

Mengetahui kabar itu, Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kabupaten Cianjur pun berupaya melakukan pemeriksaan data-data TKW yang berada di luar negeri, akan tetapi hasil yang didapat nihil.

“Pada hari Senin (13/5) kita kedatangan Disnakertrans Provinsi Jawa Barat untuk mencari informasi mengenai TKW yang diduga bernama Aminah dan melakukan koordinasi dengan kami,” ujar Sekretaris Disnakertrans Kabupaten Cianjur, Heri Suparjo.

Bahkan, Kepala Desa Sindangjaya pun ikut turun langsung mencari informasi keluarga Aminah. Teknik penggalian informasi kepada Aminah pun dilakukan oleh Disnakertrans Jabar dengan menggunakan teknik menunjukan huruf. Aminah sempat memberikan respon ketika ditunjukan nama Kecamatan Ciranjang dan Desa Sindangjaya.

“Sementara baru perkiraan orang Ciranjang, belum tentu orang sana juga. Tapi tetap kita upayakan untuk mendapatkan informasi selengkap mungkin,” paparnya.

Pihaknya pun sudah melakukan pemeriksaan data keberangkatan TKW pada tiga tahun ke belakang, akan tetapi tetap saja tidak menemui titik terang. Lanjutnya, kasus ini baru terjadi di Kabupaten Cianjur TKW yang tak ada identitas. Sementara sebelum-sebelumnya bisa pulang tapi dengan identitas yang lengkap.

“Ini baru pertama kali terjadi. Kalau sebelum-sebelumnya identitasnya lengkap, tidak seperti sekarang yang tidak ada identitasnya dan informasinya pun minim,” jelasnya.

Teknis dan prosedur untuk pemberangkatan TKW diawali dari perusahaan dengan cara pengajuan melalui petugas rekrut. Kemudian perusahaan mengajukan rekomendasi ke Disnakertrans. “Setelah itu baru dilakukan pengecekan surat-surat perekrutannya,” ungkap Heri.

(kim)