Marak ‘Perang Sarung’ Polisi Gencar Patroli

Ilustrasi

RADARCIANJUR.com – Fenomena itu juga ada di Cianjur. Beberapa hari lalu gerombolan anak-anak yang sedang ‘perang sarung’ langsung dibubarkan polisi dan warga.

Pekan lalu misalnya. Sejumlah Anak Baru Gede (ABG) yang masih di bawah umur itu nyaris bentrok usai taraweh, dan menjelang tengah malam. Kejadiannya pada Selasa (10/5) sekitar pukul 22:30 WIB.

Puluhan bocah dari Gg Laksana dengan Kampung Cikaret, saling bergerombol hendak melakukan ‘perang sarung’. Namun aksi itu langsung dilaporkan warga dan dibubarkan polisi.

Ardi (30) salah seorang pengendara Grab Online warga Kecamatan Cianjur mengatakan, ada sejumlah bocah sedang saling serang menggunakan sarung, beruntung tidak ada hal diharapkan terjadi.

“Untung kejadiannya diketahui polisi dan langsung dibubarkan anggota Polsek Cianjur Kota yang sedang berpatroli,” ujarnya.

Saksi lain menuturkan, puluhan bocah beda kampung tersebut saling serang dan berkejaran, menggunakan sarung yang sudah dililit. Bahkan membuat panik, resah dan khwatir warga dan para pengendara melintas di Jalan Siliwangi malam itu.

Soal tradisi ‘perang sarung’ ini, Kapolsek Cianjur Kota Kompol Iskandar mengatakan, jajarannya terus melakukan patroli supaya suasana di Cianjur tetap terjaga.

Jajarannya akan menindaklanjuti tradisi ‘perang sarung’ itu, karena sangat berbahaya.

“Iya kami terus memantau dan malakukan patroli setiap malam, termasuk mengantisipasi ‘perang sarung’ itu,” ujarnya.

(mat)