Semua Angkutan di Terminal Pasir Hayam ‘Disweeping’

HARUS DIPERIKSA: Sejumlah kendaraan bus antara kota antar provinsi (AKAP) dilakukan pengecekan sebelum melakukan perjalanan jauh. FOTO: Hakim/ Radar Cianjur

RADARCIANJUR.com – Jelang arus mudik pada Hari Raya Idul Fitri 1440 Hijriah, Polres Cianjur bersama Kodim 0608 Cianjur, Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Cianjur, Dinas Kesehatan (Dinkes) dan Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Cianjur menggelar pengecekan angkutan umum dari mulai bus antar kota antar provinsi (AKAP) serta angkutan kota di Terminal Pasir Hayam, Selasa (21/5) kemarin.

Pengecekan dilakukan dari mulai kondisi mesin, rem dan ketebalan alur ban serta kelaikan kendaraan. Hal tersebut dilakukan guna menghindari hal-hal yang tidak diinginkan seperti kecelakaan lalulintas.

Bukan hanya kendaraan saja yang menjadi sasaran, namun beberapa supir angkutan umum pun turut diperiksa kesehatannya dengan melakukan pengecekan melalui tes urin dan tensi darah.

Kapolres Cianjur, AKBP Soliyah yang didampingi oleh Dandim 0608 Cianjur, Letkol Inf Rendra Dwi Ardhani mengatakan, operasi pengecekan kendaraan ini dilakukan kepada kendaraan yang tidak layak pakai kemudian pengemudi disinyalir menggunakan miras serta narkoba dengan dilakukan tes urin.

“Kegiatan di sore hari ini (kemarin, red) bersama dengan Dandim 0608 Cianjur, Kadishub Cianjur kemudian anggota BNNK Cianjur melaksanakan razia yang sasarannya adalah kendaraan yang tidak layak pakai serta pengemudi yang disinyalir menggunakan narkoba maupun miras lalu kita lakukan tes urin,” ujarnya.

Bahkan tidak hanya kendaraan dan pengemudi saja, kendaraan yang akan menuju Jakarta pun turut disweeping berkaitan dengan masyarakat yang akan mengikuti kegiatan di gedung KPU RI. Akan tetapi, dari hasil sweeping tersebut tidak ditemukan penumpang yang akan bergabung untuk unjuk rasa di KPU RI.

Lanjutnya, dari hasil pengecekan kendaraan, semua kendaraan masih layak jalan dan bagus. Jika memang tidak bagus, kemungkinan kendaraan akan ditahan agar tidak membahayakan penumpang.

“Dari 20 puluh pengemudi yang dites kesehatan, hanya satu orang pengemudi yang tensinya cukup tinggi yaitu 190 per 90 jadi kita sarankan untuk istirahat terlebih dahulu tidak melanjutkan perjalanan dan jika sudah turun baru silahkan,” jelasnya.

Kegiatan razia ini akan dilanjutkan hari ini, pasalnya kegiatan ini masuk adalam kegiatan operasi ketupat 2019 agar kendaraan-kendaraan yang digunakan untuk mudik maupun arus balik memang kendaraan layak jalan dan supir-supir pun sehat.

Selain itu, ini menjadi tambahan untuk mengantisipasi mobilisasi massa yang akan ke Jakarta apakah penumpang ada yang membawa senjata tajam atau benda-benda yang membahayakan.

(kim)