Istri Ketua KPU Cianjur Disekap Ternyata Hanya Rekayasa

Istri Ketua KPUD Cianjur, Hilman Wahyudi, Yanti Hera Susanti

RADARCIANJUR.com – Teka-teki kasus penyekapan istri Ketua KPUD Cianjur, Hilman Wahyudi, Yanti Hera Susanti (39) akhirnya terungkap.

Setelah publik bertanya-tanya mengenai kronologi kejadian tersebut, beredar video pengakuan dari Yanti yang berdurasi 34 detik itu.

Yanti mengakui, bahwa penyekapan tersebut hanya sebuah rekayasa saja dan dirinya pun meminta maaf kepada semua pihak yang telah dirugikan.

BACA JUGA : Postingan Terakhir Ketua KPK Cianjur Sebut Soal Kematian, Ada Apa?

“Saya memohon maaf kepada semua pihak terutama Polres Cianjur dan masyarakat Cianjur yang telah direpotkan mengenai berita penyekapan terhadap diri saya, semua itu tidak benar. Hanya rekasaya saya, khilaf saya dan semoga semua pihak memakluminya,” ujar Yanti pada video pernyataannya.

Kapolres Cianjur, AKBP Soliyah menuturkan, kejadian ini tidak diproses secara hukum karena tidak ada laporan.

“Tidak ada (proses hukum, red) karena tidak ada laporan polisi juga tidak ada yang menuntut serta tidak ada yang dirugikan,” paparnya.

Soliyah meminta malasah pribadi tersebut diselesaikan dengan baik.

“Kalau punya masalah probadi upayakan selesaikan dengan baik, jangan berpikiran pendek. Bukannya memecahkan masalah malah jadi menambah masalah,” ujarnya.

“Jadi clear, ini (motif) murni masalah keluarga,” tegas Soliyah.

Sementara itu, Ketua KPUD Cianjur, Hilman Wahyudi sekaligus suami Yanti masih enggan berkomentar dan memberikan keterangan terhadap Radar Cianjur.

Dirinya mengelak mengenai hal tersebut dan tidak banyak bicara. “Mohon maaf saya masih tidak bisa berkomentar mengenai hal itu,” jelasnya.

(kim)