Kasus Penyekapan Istri Ketua KPU Cianjur, Polres Tunggu Laporan Resmi

MENGHIBUR DIRI: Kerabat dan tetangga Hilman Wahyudi berkumpul di ruang tamu kediaman. Sang istri, Yanti tetap mengurung diri di dalam kamar.

RADARCIANJUR.com – Polres Cianjur tak tinggal diam menyikapi insiden yang menimpa Yanti, istri dari Ketua KPUD Cianjur Hilman Wahyudi. Kendati demikian, Polres tak bisa berbuat banyak terkait peristiwa yang terjadi pada Kamis (23/5) malam itu. Pasalnya, baik dari Hilman maupun kerabat belum melaporkan kejadian tersebut.

Kapolres Cianjur, AKBP Soliyah mengatakan, pihak kepolisian Cianjur belum bisa memastikan permasalahan yang terjadi dalam kasus ini. Kendati demikian, peristiwa ini sudah masuk ke dalam tahap penyelidikan.

Menurutnya, latar belakang di balik penyekapan ini adalah masalah rumah tangga. ”Kemungkinan, kasus ini ada indikasi ke permasalahan rumah tangga mereka. Jadi, kami juga belum bisa memastikan dan memaparkan lebih lanjut atas kasus ini,” ujar Kapolres kepada Radar Cianjur, Jumat (24/5) malam.

Kapolres menambahkan, hingga tadi malam, pihaknya belum juga menerima laporan, baik Ketua KPUD Cianjur maupun istrinya. ”Bahkan sampai malam ini (tadi malam, red), kami belum mendapatkan laporan dari mereka (korban, red),” tuturnya.

BACA JUGA : Istri Ketua KPU Cianjur Disekap Dua Orang Tak Dikenal, Begini Kronologisnya

Menurut Kapolres, apabila insiden dua hari lalu itu merupakan permasalahan politik, seharusnya mereka membuat laporan yang jelas. Jangan sampai ketika sudah ramai di media sosial, pihak kepolisian Cianjur pun belum bisa menindaklanjuti lebih jelas.

Yang disayangkan, pihak Hilman justru belum bisa dihubungi sama sekali. Tak hanya itu, pihaknya pun hanya sebatas mendatangi kediaman Hilman pasca kejadian namun belum mempersiapkan pengamanan.

”Kami masih menyelidikinya terus kasus ini. Jadi belum ada pengamanan ke rumahnya,” paparnya.

(dan)