Diduga Alami Kelainan Seksual, Pria Asal Sindangbarang Curi 19 Celana Dalam Wanita

MALING: Pelaku JA (31) saat dilakukan pemeriksaan oleh penyidik Reskrim Polsek Sindangbarang.

RADARCIANJUR.com – Jajaran Polsek Sindangbarang mengamankan seorang laki-laki berinisial JA (31) warga Kampung Sukanegara, RT 03 RW 04, Desa Jatisari, Kecamatan Sindangbarang, Cianjur selatan. Pasalnya pelaku diduga melakukan pencurian puluhan celana dalam milik wanita dari beberapa tempat yang ada di wilayah Sindangbarang.

Informasi dihimpun Radar Cianjur, sebelumnya warga Kampung Cihampelas RT 01 RW 04, Desa Hegarsari, Kecamatan Sindangbarang digegeran dan mengaku resah dengan sering hilangnya celana dalam milik para wanita saat dijemur di kampung tersebut. Setelah ditelusuri ternyata warga curiga ada yang nyolong celana dalam tersebut.

Kecurigaan warga juga dikuatkan dengan pengakuan seorang warga perempuan bernama Ida (30) yang telah merasa kehilangan celana dalam dari tempat jemurannya, kemudian menyusul warga lainnya yang sama merasa kehilangan celana dalam perempuan.

“Dari kejadian tersebut warga mencurigai terhadap seseorang berinisial JA, yang kesehariannya berjualan timun suri dan kolang-kaling, kecurigaan warga semakin kuat sebab yang bersangkutan saat didatangi warga untuk dimintai keterangan malah kabur dan meninggalkan dagangannya juga sepeda motor Honda Revo,” kata Kapolsek Sindangbarang AKP Nandang saat dihubungi awak media, Minggu (26/5).

Setelah itu, kata Kapolsek, warga langsung membuka jok motornya, setelah dibuka ternyata benar ada banyak celana dalam milik wanita. “Setelah dihitung jumlah celana dalam yang ada di dalam jok motor ada 19 buah serta ada barang lain yakni satu buah pisau kuningan ukuran kecil dan 1 buah isim atau jimat,” ujarnya.

Nandang melanjutkan, setelah sore hari pelaku pulang ke rumahnya, warga pun langsung menangkapnya dan selanjutnya digiring ke Mapolsek Sindangbarang.

“Lalu kami dalami apa motifnya dan hasil dari interogasi anggota kami, pelaku menerangkan bahwa celana-celana dalam tersebut digunakan sebagai lap setelah pelaku melakukan onani ketika air maninya keluar, diduga kuat pelaku mengalami kelainan sexsual,” ungkapnya.

Kapolsek menyambungkan, sampai hari ini, Minggu (26/5) belum ada satupun warga yang membuat Laporan Polisi (LP) resmi terkait perbuatan pencurian celana dalam tersebut ke Polsek Sindangbarang.

“Pelaku yang berinisial JA masih kita amankan jadi tahanan Polsek, guna menghindari adanya hal yang tidak diinginkan, sambil menunggu pemerikasaan lebih lanjut juga diberi pembinaan, yah kalau sampai 1 x 24 jam tidak ada yang membuat laporan resmi maka pelaku dibebaskan/dikeluarkan untuk dipulangkan ke keluarganya,” pungkasnya.

(jay)