Maling Celana Dalam di Sindangbarang Alami Gangguan ‘Fetisisme’

MALING: Pelaku JA (31) saat dilakukan pemeriksaan oleh penyidik Reskrim Polsek Sindangbarang.

RADARCIANJUR.com – Pelaku pencuri celana dalam (CD) berinisial JA (31) warga Kampung Sukanegara RT 03 RW 04, Desa Jatisari, Kecamatan Sindangbarang, Cianjur selatan diduga alami gangguan psikis.

Seperti diutarakan Psikolog, Retno Lelyani Dewi menjelaskan, bila ternyata pelaku melakukan itu karena dorongan yang sifatnya psikis.

“Ya misal ingin menyentuh si empunya celana dalam tetapi tak bisa, Karena korban tidak menyukai pelaku, atau pelaku berfantasi dengan korban lewat pakaian dalam dan lainnya,” jelas Retno menanggapi kasus pencurian CD di Sindangbarang kepada Radar Cianjur, kemarin.

Pihaknya menilai, aksi JA bukan karena faktor ekonomi dengan mencuri celana dalam lantas mau dijual celana dalamnya itu. “Ada kemungkinan pelaku mengidap gangguan kejiwaan, atau bisa mengarah pada dugaan kesana,” kata Retno.

Dia menyebutkan, dugaan selanjutnya saat mencuri celana dalam dan setelah mendapatkannya ada dorongan kepuasan, bahkan kenikmatan, maka pelaku kemungkinan mengidap gangguan kejiwaan.

BACA JUGA : Diduga Alami Kelainan Seksual, Pria Asal Sindangbarang Curi 19 Celana Dalam Wanita

Lalu, dengan banyaknya celana yang dikumpulkan dan bila pelaku terdorong untuk terus melakukan berulang-ulang kali, memungkinkan pelaku mengidap gangguan kompulsif, juga gangguan kejiwaan.

“Gangguan kejiwaan tersebut biasa disebut ‘Fetisisme’ kelainan seksual ini biasa dimiliki laki-laki. Pengidap gangguan ini mencuri, menggunakan atau memakai, mencium, mengelus. Bahkan menggosok-gosokan atau biasanya ke alat kelaminnya, untuk meningkatkan gairah seksualnya,” terang Retno.

Benda lain yang juga mungkin digunakan seperti halnya pakaian dalam, stocking, sepatu, dan mini set. Hal ini butuh asesmen untuk mengetahui apakah tingkat gangguan ringan, sedang atau berat.

Ia menyambungkan, untuk proses pengobatan bagi si pengidap bisa konseling untuk tahu apakah pengidap gangguan tersebut ingin sembuh atau tidak.

“Kata kuncinya ada keinginan pengidap, bila tidak ingin sembuh, akan sulit sembuhnya,” pungkasnya.

Sebelumnya kasus ini sempat viral, pasalnya pelaku diduga melakukan pencurian puluhan celana dalam milik wanita dari beberapa tempat yang ada di Kecamatan Sindangbarang, Selasa (27/5).

Bahkan, jaran Polsek Sindangbarang telah mengamankan seorang laki-laki berinisial JA (31) tersebut. Warga digegerkan dan mengaku resah dengan sering hilangnya celana dalam milik para wanita saat dijemur di halaman rumah warga.

(mat)