Permudah Pembelajaran Matematika, Guru di SMPN 2 Naringgul Gunakan Quantum Theaching

SMPN 2 Naringgul Gunakan Quantum Theaching

RADARCIANJUR.com – Mata pelajaran Matematika kerap menjadi ‘momok’ bagi pelajar. Alasannya, angka-angka dan penghitungan ditambah berbagai ragam rumus yang tak bisa ditawar-tawar itu, membuat siswa-siswi kesulitan. Akibatnya, mereka pun enggan saat berhadapan dengan matematika. Padahal sejatinya, matematika adalah salah satu pelajaran penting yang akan dipakai sepanjang hidup.

Menyampaikan mata pelajaran matematika sepertinya menjadi tantangan bagi setiap guru di sekolah. Sebab, selain mata pelajara itu kurang diminiti, juga lantaran berjubelnya angka-angka serta ragam rumus yang tak bisa dirubah.

Kondisi tersebut, membuat para guru pengampu mata pelajaran matematika harus lebih cermat ‘mengakalinya’. Selain bisa menarik dan memancing minat siswa para matematika, juga untuk memecahkan berbagai soal matematika.

Seperti yang dilakukan Kartiwan (57), salah seorang guru di SMPN 2 Naringgul yang menerapkan pembelaran dengan metode Quantum Theaching pada pembelajaran Matematika Teorema Phythagoras.

Metode tersebut, selain memancing minat siswa, juga agar lebih mudah dipahami dan dimengerti siswa, sekaligus menantang siswa untuk terlibat dan pada akhirnya menjadikan siswa mencintai dan memiliki rasa ingin tahu tentang manfaat dari mata pelajaran Matematika.

Dalam rangka meningkatkan prestasi belajar siswa pada materi pokok menggunakan Teorema Pythagoras untuk menentukan ketegaklurusan dari sebuah segitiga siku-siku. Peneliti menjembatani dengan menggunakan model pembelajaran Quantum Theaching yang didasari oleh penggalian pengalaman dan pengetahuan awal siswa.

Masalah yang diteliti dalam penelitian ini adalah apakah dengan menggunakan model Quantum Theaching yang didasari dengan menggali pengalaman dan pengetahuan awal siswa tentang Teorema Pythagoras di SMPN 2 Naringgul.

“Hasilnya, mampu meningkatkan prestasi belajar siswa pada materi pokok menggunakan Teorema Pythagoras,” tutur Kartiawan.

Tujuan penelitian yang dilakukan Kartiawan ini untuk mengetahui sekaligus meningkatkan prestasi belajar siswa pada materi pokok menggunakan Teorema Pythagoras.

Untuk menjawab permasalahan tersebut digunakan metode ceramah, diskusi, tanya jawab, latihan, dan pengumpulan data yang didasari menggali pengalaman dan pengetahuan awal siswa tentang Teorema Pythagoras.

Berdasarkan hasil analisis data dengan menggunakan prosentase dan keterampilan menyelesaikan soal Matematika diperoleh kesimpulan hasil belajar siswa pada materi menggunakan Teorema Pythagoras dengan model Quantum Theaching meningkat.

“Dengan demikian siswa mampu mencapai Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM) yang telah ditentukan,” jelasnya.

(jay)