Mudik Via Jalur Puncak? Hati-hati Hujan Disertai Angin Kencang

Jalur Puncak

RADARCIANJUR.com – Pemudik yang akan melewati jalur puncak dihimbau untuk waspada, Lantaran selama tiga hari kebelakang cuaca hujan disertai angin kencang menyelimuti wilayah Puncak Bogor dan sekitarnya.

Stasiun Klimatologi Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Citeko, Kecamatan Cisarua meminta masyarakat lebih waspada terhadap kejadian bencana terutama yang lokasinya berada tepat di wilayah pegunungan.

Kepala BMKG Citeko, Asep Firmanilahi mengatakan, kondisi hujan disertai angin kencang disebabkan adanya fenomena regional.

Lanjut dia, saat ini di belahan bumi bagian utara sedang musim panas, terdapat sistem siklonik tertutup di selat Karimata, sehingga aliran masa udara di permukaan bergerak dari Timur dengan kecepatan 5-25 Km/jam.

“Adanya pusaran siklonik tertutup menyebabkan belokan angin di Sumatera Selatan, Sumatera Barat, Jambi dan Bangka Belitung,” ujarnya kepada Radar Bogor, Minggu (2/6/2019).

Ia menyebutkan, aliran masa udara di lapisan bawah di selatan Jawa diidentifikasi sebagai penyebab turunnya hujan dan petir di Bogor wilayah selatan dan sekitarnya.

Lanjut Asep, aliran jet ini ketika bertemu dengan masa udara basah dan lembab di sekitar Laut Jawa menyebabkan pertemuan masa udara frontal di daerah pegunungan khususnya Cianjur dan Bogor selatan.

“Dalam tiga hari ke depan, diprakirakan masih terdapat potensi hujan disertai angin kencang dan petir di daerah Bogor selatan,” tuturnya.

Asep mengimbau kepada masyarakat untuk waspada terhadap cuaca seperti ini. Khususnya kepada wisatawan maupun masyarakat Puncak Bogor yang sedang melaksanakan libur Lebaran 2019.

“Apalagi sudah memasuki masa liburan dan mudik hari raya lebaran. Kita imbau untuk tetap waspada,” pungkasnya.

(rb/drk/c)