Pemuda Mekargalih jadi Korban Begal, Gawai Dirampas Motor Dibawa, Begini Kronologisnya

RADARCIANJUR.com – Seorang pemuda, Rifki Setia Awal Gumelar (15) warga RT 4, Desa Mekargalih, Kecamatan Ciranjang, diduga menjadi korban begal. Telepon genggamnya alias gawai dirampas saat dirinya sedang asyik nongkrong bersama teman sebayanya, Senin (10/6).

Kapolsek Ciranjang, AKP Kuslin Burhadi mengatakan, yang diperbincangkan sejumlah warga yaitu telah terjadi perampasan unit motor namun sebetulnya yang dirampas adalah handphone. “Ngerampas handphone, bahkan tiga orang tersangka saat ini sudah diamankan. Kita akan tindaklanjut berdasarkan laporan tentunya,” ujarnya, kemarin.

Perlu diketahui, informasi yang marak yaitu perampasan motor ‘Honda Beat’ warna merah putih milik Rifki, kejadian sekitar pukul 11:00 WIB siang. Pada tanggal 8 Juni 2019 di saat sedang asyik nongkrong bersama teman sebayanya di Jalan Dr Mangku, Kecamatan Ciranjang.

Sang korban, Rifki mengaku, kejadian siang itu terjadi dengan cepat. Awalnya ia didorong dari arah belakang dengan keras dan diminta menyerahkan kunci motor ke salah seorang lelaki dewasa. “Saya waktu itu tiba-tiba didorong dari belakang, waktu itu masih terdengar di telinga mengaku namanya Dedi,” ujar Rifki menirukan ucapan pelaku kemarin.

Dengan polos dan lugu terpaksa menyerahkan motor kesayangan miliknya tersebut. Anehnya, tanpa disadari baik oleh pelaku maupun korban, kejadian tersebut sempat diabadikan oleh teman korban dalam bentuk foto handphone. “Nah setelah itu, seingat saya pelaku segera melaju membawa motor ke arah Kecamatan Bojongpicung,” ucapan Rifki.

Setelah sekitar satu jam kemudian, Rifki yang lupa nomor polisi (nopol) motornya tersebut diantar oleh pihak keluarga bernama Iwan Girsang. Lalu melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Ciranjang, beserta bukti foto saat dirinya yang ketakutan sedang memberikan kunci motor pada pelaku. “Jujur saja, saya tidak mengenal semua bapak usianya dewasa yang merampas motor saat ini entah dimana keberadaannya,” pungkas Rifki.

(mat)