Habis Lebaran, Ramai-ramai Serbu Pegadaian

RADARCIANJUR.com – Usai lebaran berlalu, jumlah transaksi di kantor Pegadaian Cabang Cianjur mengalami lonjakan dibadingkan hari-hari biasa. Hal itu disebabkan meningkatkan kebutuhan masyarakat.

Dari data yang didapat Radar Cianjur, nasabah didominasi kaum ibu yang menggadaikan perhiasan emas atau logam mulia untuk biaya masuk sekolah atau tahun ajaran baru putra-putrinya.

Humas Pegadaian Cabang Cianjur, Rani mengatakan, peningkatan jumlah transaksi usai lebaran tahun ini mencapai 25 persen jika dibandingkan bulan-bulan sebelumnya. Kendati tidak begitu signifikan, tetapi transaksi tebus dan gadai ini pun kemungkinan bisa tumbuh kembali hingga beberapa persen ke depan.

“Meningkatnya peminat gadai emas ini merupakan fenomena yang terjadi setiap tahun. Tetapi, jumlahnya semakin banyak karena bertepatan dengan masa pendaftaran sekolah dan tahun ajaran baru,” jelas Rani.

Dia mengakui, tahun ini lebih banyak nasabah lantaran sebentar lagi tahun ajaran baru. Menurut dia, kebutuhan untuk pendidikan tentu bertambah. “Lebih tinggi karena biaya sekolah di tahun ajaran baru juga meningkat,” imbuhnya.

Serbuan nasabah itu, lanjut Rani, berimbas langsung pada peningkatan transaksi yang bisa berlipat-lipat dibanding hari biasa. “Untuk pekan ini, nilai transaksi gadai mencapai Rp3 milyar peningkatannya. Tapi juga diimbangi dengan tebus emas,” terangnya.

Hal itu, sambung Rani, berbading terbalik dengan masa sepekan menjelang Hari Raya Idul Fitri kemarin. Saat itu, transaksi di Pegadaian Cianjur didominasi oleh nasabah yang ingin menebus emas. Tujuannya untuk dipakai saat lebaran.

“Ya kan perempuan juga perlu berhias. Mungkin seperti itu,” ujarnya.

Menjelang lebaran, Rani mengatakan, jumlah transaksi tebus emas ini pun mengalami peningkatan hingga 20 persen dibanding hari biasa dengan nilai total kurang lebih lebih Rp1,5 milyar.

Selain adanya aktivitas gadai, beberapa hari ini juga, para nasabah banyak yang menebus barang yang digadaikannya dan beberapa menyelesaikan pembayaran program kredit mikro serta pembiayaan kendaraan yang jatuh tempo.

Sementara itu, salah seorang nasabah Pegadaian, Yeni (45) mengaku, memang setelah lebaran ini dirinya membutuhkan cukup banyak lagi biaya untuk masuk sekolah kedua anaknya.

“Walaupun kemarin-kemarin sebelum lebaran saya tebus, tetapi kini kembali saya gadaikan buat nambah biaya sekolah anak saya,” kata dia.

Menurutnya, tidak banyak yang digadaikan, hanya saja cukup untuk menambah biaya anak yang hendak melanjutkan ke SMA.

Lebih lanjut Yeni mengatakan, pilihan dirinya untuk menggadaikan ke Pegadaian ini karena cukup mudah serta aman, jika dibandingkan dengan meminjam ke rentenir.

“Ya, kalau ke pegadaian kan bunganya juga gak terlalu besar. Ditambah nantinya juga bisa ditebus lagi dengan nominal yang tidak begitu tinggi,” jelasnya.

(dan)