Tanjakan Mala jadi Destinasi Wisata, Dulu Seram Kini Menawan

Tanjakan Mala

RADARCIANJUR.com – Jalur Cianjur selatan dikenal menjadi salah satu jalur yang cukup ‘menyeramkan’. Bukan saja kondisi jalan yang dianggap kurang laik, melainkan juga berbagai tikungan, jurang dan tebing yang curam. Salah satu yang cukup dikenal adalah Tanjakan Mala. Lokasi tersebut berada di jalan yang menghubungkan Kabupaten Bandung dan Kecamatan Naringgul. Kini, Tanjakan Mala berubah. Tak lagi seram. Jalannya pun mulus. Soal pemandangannya, jangan ditanya lagi.

Laporan: Jajang A Sugiarto, NARINGGUL

Apa yang ada dalam benak Anda saat mendengar ‘Cianjur Selatan’? Sudah pasti kali pertama yang terlintas adalah bayangan jalan panjang yang rusak dengan kondisi berlumpur dan sulit untuk diakses. Kini, tidak lagi. Sebab, ada salah satu kawasan yang disebut Tanjakan Mala, malah diburu para pengendara dan warga untuk ber-swafoto.

Tanjakan Mala berada di jalan yang menghubungkan Kabupaten Cianjur denga Kabupaten Bandung via Kecamatan Naringgul. Pemandangan yang ditawarkan lokasi tersebut kini juga cukup menawan.

Terlebih, tebing setinggi 100 meter yang sudah ‘disulap’ sedemikian rupa dengan ditutup jaring halus berwarna hijau, menjadikan Tanjakan Mala jadi buruan untuk sekedar menikmati pemandangan dan tentu saja berfoto.

Liburan kali ini, Tanjakan Mala pun menjadi salah satu ‘destinasi wisata’ yang diburu. Sejak lebaran lalu, Tanjakan Mala tak pernah sepi pengunjung. Utamanya saat pagi hari atau sore hari. Apalagi yang diburu kalau bukan sunrise dan sunset.

Seorang pengguna jalan, Amih (40) warga asal Kabupaten Bandung mengatakan, ia dan keluarga terkejut ketika melihat di media sosial jalan Tanjakan Mala kini berubah jadi indah. Karena alasan itu pula, ia dan keluarga tertarik ingin datang dan menyempatkan diri untuk melihat langsung ke lokasi tersebut.

“Setiap hari sabtu saya sama keluarga melewati jalan Tanjakan Mala saat akan pergi ke Cianjur Selatan. Pas kemarin lewat ke sini, haduh ternyata sudah berubah total,” katanya.

Amih mengatakan, jalur Naringgul-Bandung di sepanjang jalan suasananya kini menjadi indah. Apalagi dikelilingi banyak gunung. Pemandangan lainnya juga banyaknya air terjun dan pesawahan sehingga menambah daya tarik wisatawan yang hendak menuju Cianjur Selatan.

“Coba kalau di atas tebingnya diberi tulisan ‘Welcome to Tanjakan Mala Naringgul’ atau pakai bahasa sunda ‘Wilujeng Sumping di Tanjakan Mala Naringgul’ seperti di luar negeri sana,” katanya.

Sementara, Ahmad Ginanjar (36), salah seorang pelancong asal Kabupaten Karawang mengatakan Tanjalan Mala indah dan jadi lokasi paling tepat untuk berfoto bersama keluarga, sekaligus beristirahat usai melalukan perjalanan panjang.

Udaranya yang sejuk, bak penyegar serta penghilang penat dan capek. Namun satu hal yang membuatnya cukup takjub adalah keberadaan tebing yang dari kejauhan sudah terlihat hijau.

“Baru kali ini melewati jalan ini. Ternyata engak kalah sama di kota-kota. Sudah jalannya bagus, ditambah ada pemandangan di atas tebingnya,” ungkapnya.

Hanya saja, Ginanjar menilai masih ada yang kurang dari Tanjakan Mala dan sepanjang jalur tersebut. Yakni terkait ketiadaan penerangan jalan umum (PJU).

“Masukan saja, kalau bisa di pingiran jalan tebing Tanjakan Mala dipasang lampu PJU. Biar tambah indah kalau malam juga,” sarannya.

Ginanjar berujar, setelah mengetahui keindahan Tanjakan Mala, dirinya mengungkap akan kembali berkunjung di lain waktu, seperti liburan pergantian tahun.

“InsyaAllah tahun baruan kesini lagi. Mungkin saya datang dengan rombongan motor bersama teman-teman,” ujarnya.

Hal tak jauh berbeda juga diungkap Indra (31), warga Cileunyi Bandung yang mengakui keunikan dan keindahan kawasan Tanjakan Mala ini.

“Saya penasaran sebab viralnya di media sosial adanya tebing ini. Jadi kami bersama keluarga sehabis pulang dari Pantai Jayanti langung mampir untuk melihat sendiri dari dekat dan berfoto-foto supaya tidak ketinggalan,” ucapnya.

Sama halnya dengan pengguna jalan lainnya, Idra juga menyarankan agar di sekitar Tanjakan Mala diberikan PJU. Selain lebih aman bagi pengguna jalan, juga akan membuat Tanjakan Mala makin mempesona di malam hari.

“Kalau dipasang lampu, saya yakin malam hari juga pasti banyak yang datang kesini,” tutunya.

(**)