Lapas Cianjur Krisis Daya Tampung

Lapas Klas 2B Cianjur

RADARCIANJUR.com – Lembaga Permasyarakatan (Lapas) Klas 2B Cianjur benar-benar mengalami krisis daya tampung tahanan.

Kapasitas itu ternyata tak sebanding dengan jumlah petugas yang berdinas di dalamnya. Ketimpangan inilah yang membuat segenap sipir wajib meningkatkan keamanan.

Kepala Lapas Klas 2B Cianjur, Gumilar mengatakan, rata-rata dalam satu kamar terdapat 15 orang atau warga binaan.

Hingga kemarin, jumlah warga binaan yang bermukim di Lapas sudah mencapai 833 orang. Pada Januari 2019 saja, Lapas Klas 2B Cianjur sudah memiliki 760 warga binaan.

Hingga bulan Mei 2019, total warga binaan menembus angka 843 orang. Namun, pada Juni 2019, kini jumlah penghuni lapas hanya 833.

”Sebelumnya ada 828. namun tadi (kemarin, red) sore bertambah lima orang,” ujarnya kepada Radar Cianjur.

Banyaknya jumlah itu tak sebanding dengan kekuatan personil petugas yang henya mencapai 104 orang.

”Kita memang kelebihan kapasitas. Tapi tetap meskipun jumlah petugas yang berbanding terbalik pembinaan dari petugas menyesuaikan dan dilakukan,” ujar Kepala Lapas Kelas 2B Cianjur, Gumilar Budirahayu.

Menurutnya, status lapas yang masih kelas B membuat pembangunan belum bisa dilakukan. Jika sudah naik jadi kelas A bisa ada perubahan bangunan.

”Berpengaruh juga ke keamanan di dalam lapas. Terlebih jumlah petugasnya tidak sebanding dengan banyaknya warga binaan.

(kim)