Mobil Terbakar di Sindanglaka, Sopir Ngilang

RADARCIANJUR.com – Satu unit mobil Suzuki APV Nopol (nomor polisi) D 123 FC terbakar dahysat, di Kampung Munjul RT2/4, Desa Sindanglaka, Kecamatan Karangtengah, sekitar pukul 11:30 WIB, Senin (24/6).

Ahmad Ahyar (40), salah seorang saksi mata di lokasi menjelaskan, mobil tersebut sebelumnya melakukan pengisian BBM di SPBU Tajurhalang. Usai dari SPBU tersebut, ia sudah melihat ada percikan api. Warga pun menduga, percikan api itu berasal dari korsleting.

“Katanya ada yang korsleting itu mobilnya. Apinya langsung besar, cepet banget,” tuturnya.

Beredar kabar, bahwa mobil tersebut dimodifikasi sedemikian rupa untuk menjual bensin eceran. “Kalau soal jual beli bensin dan lainnya saya kurang tahu,” katanya.

Sayangnya, pengemudi mobil yang terbakar itu tiba-tiba menghilang dan tak diketahui keberadaannya. Diduga, pengemudi tersebut kabur usai mobilnya terbakar.

Atas kejadian terbakarnya kendaraan tersebut, arus lalu lintas di Jalan Aria Wiranudatar (Arwinda) sempat macet sekitar satu jam lebih.

Kapolsek Karangtengah, Kompol Agus Jamaluddin membenarkan pihaknya menerima informasi dari petugas Damkar terkait dugaan bahwa mobil tersebut digunakan untuk jual beli bensin eceran usai mengisi BBM di SPBU Tajurhalang.

“Karena api saat kejadian lama (sulit) dipadamkan. Kemungkinan ada dugaan mobil tersebut mengangkut bensin di dalamnya,” bebernya.

Akan tetapi, Agus menekankan bahwa hal itu masih sebatas dugaan. Untuk bisa memastikan, masih harus dilakukan penyelidikan lebih lanjut. “Nanti kalau ada perkembangan, akan diinformasikan,” lanjutnya.

Saat ini, sambungnya, pihaknya tengah mengumpulkan informasi dan keterangan, baik dari warga maupun dari saksi-saksi yang melihat kejadian tesebut. Juga terkait keberadaan pengemudi yang tak diketahui keberadaannya.

“Harus penyelidikan dulu ya. Nanti semua disampaikan kalau ada perkembangan,” tutupnya.

(mat)