Bertambah, Dalam Sehari Ada Enam Kebakaran di Cianjur

Ruko penjual kembang api di Pasar Baru, Kelurahan Muka, Kecamatan Cianjur, Kabupaten Cianjur terbakar hebat, Selasa (25/6).

RADARCIANJUR.com – Kabupaten Cianjur benar-benar ‘kepanasan’ kemarin. Dalam sehari, lima peristiwa kebakaran terjadi di lima kecamatan. Tak hanya membuat kerugian material ratusan juta rupiah saja, namun musibah yang terjadi secara mendadak ini memakan satu korban jiwa.

Peristiwa kebakaran ini pertama kali terjadi pada sebuah ruko yang menjual oli, onderdil, mainan anak dan kembang api di Jalan Ruko Pasar Baru Nomor 1A RT01/RW07, Kelurahan Muka, Kecamatan Cianjur. Api yang menjilat bangunan dua lantai ini terjadi pada Selasa (25/6) sekitar pukul 04:30 WIB.

Ruko yang diketahui milik Budi ini dikontrak dan ditempati seorang pria bernama Yosep Teguh Gunawan alias Abenk. Nyawa Abenk tak terselamatkan dari kobaran api dan dilarikan ke RSUD Cianjur dalam kondisi terpanggang seluruh tubuh.

BACA JUGA : Video Detik-detik Toko Kembang Api di Cianjur Terbakar Hebat

Bhabinkhamtibmas Kelurahan Muka, Brigadir Suryadinata mengatakan, setelah mendengar informasi, ia segera mendatangi lokasi dan mengumpulkan data. “Keterangan dari salah satu saksi, bahwa ketika sedang berjualan kopi, saksi mendengar ledakan seperti kembang api. Saat melihat ke arah ruko Central Motor ternyata telah terbakar dan mengeluarkan asap hitam,” katanya saat ditemui di lokasi kejadian.

Ia menambahkan, penyebab kebakaran ruko berukuran 12×15 meter itu masih dalam penyelidikan dan korban dinyatakan satu orang. Api dapat dipadamkan setelah datang armada Pemadam Kebakaran (Damkar) ke lokasi dengan menggunakan tiga unit kendaraan.

Saksi mata yang juga penjual kopi di Jalan Barisan Banteng Gang Merpati, Moch Ali (38) mengaku kaget saat melihat gumpalan asap tebal di dalam ruko keluar. “Saat itu juga langsung melapor ke Ketua RT dan RW setempat Kang,” ujarnya.

Ketua RW 7, Iyus (36) memaparkan, saat ini sudah ditangani pihak kepolisian Polres Cianjur dan jajarannya. Awalnya Ada laporan dari penJual kopi masih warga sini, kemudian ditindaklanjut laporan ke Bhabinkamtibmas Kelurahan Muka, Kecamatan Cianjur. “Kejadian begitu cepat subuh dini hari, sampai gegerkan tetangga dekat ruko dan warga juga para pengendara melintas, ” pungkasnya didampingi Ketua RT 2, Nana Supriatna.

Namun, setelah berhasil dipadamkan, api kembali menyulut di ruko bangunan itu sekitar pukul 17:00 WIB. Sejumlah unit damkar segera diterjunkan ke lokasi. Hingga tadi malam pukul 21:00 WIB, unit damkar masih berjibaku untuk memadamkan api di lokasi kejadian.
Kebakaran ‘besar’ pun terjadi di waktu yang hampir bersamaan.

Kawasan pergudangan karoseri ‘General Motor’ dengan luas sekitar 1.000 meter persegi itu dilalap api. Di dalam gudang terdapat sejumlah bahan karpet busa. Kebakaran gudang ini terjadi pada pukul 09:30 WIB, di Kampung Bojong RT 3/11, Desa Bojong, Kecamatan Karangtengah, Selasa (25/4).

Kapolsek Karangtengah, Kompol Agus Jamaluddin mengatakan, sebelumnya ada informasi diterima hasil laporan salah satu gudang di kawasan pergudangan karoseri terbakar. “Maka itu langsung cek ke lokasi bersama anggota,” katanya saat dihubungi kemarin.

Ia menyambungkan, sekitar pukul 09:30 WIB dua saksi yang merupakan karyawan menyatakan, sedang mengelas bagian atap gudang tiba-tiba terlihat percikan dari las listrik mengenai tumpukan busa karpet yang berada di lantai bawah. “Seketika itu juga api langsung menjalar. Selanjutnya para saksi berupaya untuk memindahkan atau menjauhkan bahan tersebut agar tidak menjalar lebih luas dan besar api, ” ujar Kapolsek.

Sementara, sekitar pukul 10:15 WIB api dapat dipadamkan oleh dua unit Pemadam Kebakaran (Damkar) Cianjur dan unit dari Ciranjang. Terbakarnya kawasan gudang General Motor (GM) tersebut pemilik yaitu Acen (70) disewakan kepada Ani (51).

Terpisah, salah satu saksi mata juga karyawan saat bekerja di kawasan pergudangan karoseri GM, Andi M (51) warga Perum Hegarmanah Blok 5 No 54, Desa Hegarmanah, Kecamatan Karangtengah mengaku terkejut. Api berawal dari percikan las listrik jatuh ketumpukan karpet busa sepertinya.

“Api cepat menyebar. Semua bahan di dalam gudang itu mudah terbakar. Masih beruntung bisa cepat dipadamkan setelah dua unit damkar menuju lokasi,” bebernya didampingi, Sulaeman Candra (38) salah satu rekannya, warga Darmo Permai Timur RT1/RW1, Desa Sonokwijenan, Kecamatan Sukomanunggal, Kota Surabaya.

Meski tak ada korban jiwa, namun kerugian materi ditaksir mencapai Rp200 juta. Informasi lainnya yang didapat dari Damkar Cianjur, kebakaran juga menimpa dua rumah warga di dua kecamatan berbeda. Pertama, kebakaran terjadi di Kampung Nangeleng RT01/RW02 Desa Neglasari, Kecamatan Cikalongkulon. Objek kejadian yang terbakar merupakan rumah tinggal pemilik Eti sekitar pukul 01:00 WIB.

Yang berikutnya, dapur milik Itah warga Kampung Bengkok RT03/RW02 Desa Cibadak, Kecamatan Sukaresmi hangus terbakar. Kejadian yang terjadi pada pukul 07:00 WIB itu menghanguskan sejumlah perabotan yang ada di dalam dapur.

Komandan Regu (Danru) 2 Unit Pemadam Kebakaran Kota Cianjur, Hendra Gunawan mengatakan, kebakaran yang terjadi dalam satu hari itu nyaris bersamaan, seperti yang menimpa rumah pribadi di Kampung Cihampelas, Desa Cibinonghilir, Kecamatan Cilaku.
“Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut, namun petugas mencatat kerugian materil akibat arus pendek listrik mencapai Rp80 juta,” tuturnya.

(mat)