Pencari Kerja Membludak, Pemkab Cianjur Gagal Penuhi Target

RELA PANAS-PANASAN: Calon tenaga kerja yang rela berpanas-panasan di Lapang Prawatasari, Kemarin (25/06).

RADARCIANJUR.com – Pelamar Job Fair yang digelar Dinas Tenag Kerja (Disnaker) Kabupaten Cianjur di Lapang Perwatasari, Joglo, Selasa (25/6) membludak. Bagian HRD sejumlah stand perusahaan hampir kewalahan melayani para pencari kerja yang menyetorkan lamaran perkerjaan.

Tak hanya lulusan SMA sederajat, bahkan ada juga sarjana dari sejumlah universitas yang datang ikut mendaftar untuk mendapatkan pekerjaan. Meski harus berdesak-desakan dan di bawah terik matahari.

Salah seorang pencari pekerjaan, Rahman (20) mengatakan, sangat senang dengan adanya job fair yang digelar Disnaker itu. Pasalnya, setidaknya bisa membantu warga seperti dirinya yang baru lulus sekolah atau kuliah untuk segera mendapatkan pekerjaan.

“Di job fair ini saya bisa melamar langsung di perusahaan yang menerima lulusan SMK tanpa harus capek mencari informasi dan mendatangi satu per satu perusahaan,” ujar lulusan SMK di Cianjur ini.

Sementara, Lani (27) mengaku sengaja menyempatkan waktu datang ke job fair tersebut lantaran memang membutuhkan pekerjaan. Alumni fakultas ekonomi sebuah universitas di Bogor itu mengaku, selama ini dirinya masih kesulitan mendapatkan pekerjaan yang sesuai dengan kuliah yang ditempuhnya.

“Sudah ngelamar kemana-mana, tapi belum dapat pekerjaan juga. Pernah beberapa kali dapat, tapi kurang cocok kerjaannya,” ungkap dia.

Perempuan berkulit kuning ini membeberkan, selama belum mendapatkan pekerjaan, dirinya berwiraswasta dan membantu orangtuanya berjualan di pasar. “Karena emang belum dapat pekerjaan, ya selama ini nganggur. Makanya pengennya bisa dapat kerja disini, biar tetap di Cianjur aja,” tuturnya.

Sementara, Plt Bupati Cianjur Herman Suherman mengatakan, selama ini pihaknya sudah menargetkan bisa menyedot 100 ribu tenaga kerja yang direalisasikan dalam jangka lima tahun periode kepemimpinnya. Salah satu cara yang ditempuh adalah dengan menggelar job fair.

“Allhamdulilah, sesuai janji kampanye terdahulu, saat ini segala progres sudah terpenuhi. Sekarang kita sudah masuk ke tahun ke tiga,” katanya.

Sayangnya, target 100 ribu tenaga kerja itu dipastikan Herman tak akan bisa terealisasi 100 persen. Pasalnya, dengan regulasi saat ini, pimilihan kepala dearah di Cianjur akan digelar pada 2020. Artinya, masa kepemimpinannya hanya berlangsung selama empat tahun, bukan lima tahun.

“Yang semula target 100 ribu tenaga kerja tidak akan tercapai karena waktunya hanya empat tahun,” katanya.

Terpisah, Sekretaris Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Cianjur Heri Suparjo menambahkan, tercatat pada job fair hari pertama ini lebih dari lima ribu orang yang mendaftar untuk memperebutkan 3500 lowongan pekerjaan di 30 perusahaan.

“Sisanya kita akan siapkan lagi tahun depan,” katanya.

Dihubungi terpisah, Kabid Penempatan Tenaga Kerja Disnaker Kabupaten Cianjur, Riki Ardi Hikmat mengatakan, berdasarkan data dari pembuatan kartu kuning, jumlah para pencari kerja di Kabupaten Cianjur pada tahun 2017 berjumlah 29.995 orang.

Dari puluhan ribu orang itu, tak sampai separuhnya sudah mendapatkan pekerjaan, yakni mencapai 10.203 orang. Sementara pada tahun 2018, jumlah pencari kerja tercatat sebanyak 31.576 orang dan hanya 12.280 orang diantaranya yang mendapat pekerjaan.

“Untuk data jumlah pengangguran kita hanya bisa melihat dari jumlah pembuat kartu kuning, karena untuk jumlah secara keseluruhan itu ada di BPS,” jelasnya.

Riki menambahkan, rata-rata para pencari kerja berdasarkan pembuatan kartu kuning yang sudah mendapat pekerjaan, adalah mereka yang lulusan SMA sederajat dan sarjana. “Kalau lulusan SMP ke bawah prosentase mendapatkan pekerjaan cukup kecil,” ungkapnya.

Untuk mengurangi jumlah pengangguran di Cianjur, lanjutnya, pihaknya juga sudah melakukan berbagai upaya. Diantaranya, dengan menggelar bursa kerja, juga beragam pelatihan yang diperuntukan bagi para pencari kerja seperti pemagangan yang dikhususkan untuk lulusan SMK.

“Dari pemagangan itu banyak akhirnya bisa diterima di perusahaan-perusahaan,” katanya.

(dil)