Plt Bupati Tinjau Sumur Warga Ciherang

KE LOKASI: Plt Bupati Cianjur Herman Suherman meninjau langsung kondisi sumur warga Kampung Panyaweuyan, Desa Ciherang, Kecamatan Pacet, yang diduga tercemar bensin.

RADARCIANJUR.com – Dugaan pencemaran bensin puluhan sumur warga di Kampung Panyaweuyan, Desa Ciherang, Kecamatan Pacet, mendapat perhatian dari Pemkab Cianjur. Plt Bupati Cianjur, Herman Suherman pun melakukan peninjauan langsung ke lokasi.

Dalam kunjungannya tersebut, Plt didampingi Kepala Disperindag Cianjur, Dinas Lingkungan Hidup, Hiswana Migas DPC Cianjur, Dinas Kesehatan, serta jajaran Pemerintah Desa Ciherang.

Herman menyampaikan, dalam interaksinya bersama warga, bahwa jangan sampai ada suatu permasalahan yang meluas. “Jangan sampai masalah ini terprovokakatori oleh pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab,” ujarnya.

Lebih lanjut Herman mengatakan, masyarakat juga dihimbau tetap menjaga keamanan dan ketertiban di wilayahnya masing-masing. Juga bisa sama-sama bersabar menunggu hasil uji laboratorium demi ketentraman di lingkungan.

“Jadi lihat saja nanti setelah hasil uji laboratorium di Bandung tanggal 4 Juli. Jangan sampai tergesa-gesa atau gegabah. Kita mesti sama-sama bersabar,” kata Herman.

Ditambahkan Herman, selama uji laboratorium air itu berlangsung, warga juga diharapkan bisa menggunakan air bersih yang selama ini disuplai oleh Hiswana, ataupun PDAM, secara hemat. Artinya, tidak terlalu boros seperti penggunaan pada hari-hari biasanya.

“Kalau bisa air yang tercemar itu jangan dulu dipakai. Apalagi untuk kegunaan yang dikonsumsi tubuh, biar kita sama-sama menjaga saja,” tukasnya.

Sementara itu, Husen (50) Warga Kampung Panyaweuyan RT 01 RW 01 Desa Ciherang Kecamatan Pacet menyampaikan keluhannya terkait masalah yang terjadi saat ini. Bahwa warga mengharapkan bantuan air bersih dari Pemkan Cianjur bisa selalu tersedia bagi warga hingga hasil laboratorium nanti selesai.

Ia menambahkan, bahwa warga juga menginginkan adanya rehabilitasi lingkungan air sumur warga yang tercemar ini. Sehingga bisa terus terpenuhi kebutuhan air bersih ini.

“Intinya kami ingin ada bantuan yang lebih diperhatikan dari pihak pemerintah daerah,” jelasnya.

Kepala Desa Ciherang, Acep Haryadi mengatakan, pemerintah desa dalam hal ini sebetulnya sudah beberapa kali menyampaikan himbauan kepada warga yang terdampak.

“Kami selalu memberikan himbauan supaya masyarakat yang tercemar khususnya tetap bersabar hingga hasilnya nanti bisa menjadi keputusan bersama demi kemaslahatan semua,” kata Acep.

(dan)